Forkopimda Jatim Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Bendo di Ponorogo

Rabu, 8 September 2021, 00:13 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Forkopimda Jawa Timur mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Bendo di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (7/9).

Pembangunan bendungan yang memakan biaya mencapai Rp 1,1 triliun itu, dibangun di Sungai Keang, anak Sungai Madiun. Bendungan yang digarap sejak tahun 2015-2016 dan baru rampung pada 2021, memiliki kapasitas 40 juta meter kubik.

"Di bawah bendungan ini berfungsi sebagai storage waduk atau storage air di sungai, karena di bawahnya ada 4 bendung yaitu Bendung Ngindeng, Bendung Kori, Bendung Wilangan dan Bendung Jati. Tiga bendung yang pertama ini berada di Ponorogo, mengairi area 3.300 hektar. Sedangkan Bendung Jati di Madiun mengairi 4.500 hektar," kata Jokowi.

Baca juga : Forkopimda Jatim Dampingi Presiden Jokowi Cek Pelaksanaan Vaksinasi di Madiun

Lebih lanjut Jokowi mengatakan, dengan adanya storage ini, sudah langsung bisa dimanfaatkan untuk mensuplai bendung-bendung di bawahnya, sehingga meningkatkan IP dari 170 menjadi 260 per tahun.

"Jadi yang tadinya padi, polowijo - polowijo, nanti bisa jadi padi-padi polowijo. Selain itu, bendungan ini nantinya juga digunakan untuk daerah wisata," tuturnya.

Selain itu Presiden Jokowi menambahkan, bahwa Bendungan Bendo memiliki kapasitas 43 juta meter dengan luas genangan 170 hektar, serta tinggi bendungan 74 meter. "Ini akan menyediakan irigasi untuk 7.800 hektar sawah dan juga untuk pasokan air baku 370 liter per detik, serta bisa mengurangi banjir mereduksi banjir 31% atau sebesar 117,4 meter kubik per detik," imbuhnya.

Baca juga : Forkopimda Jatim Dampingi Menko Marves dan Menkes Cek Tempat Penanganan Covid-19 di Malang Raya

Jokowi juga menyampaikan, di tahun 2021 ini telah dan akan diselesaikan 17 bendungan. Artinya nanti produktivitas di bidang pertanian akan menerima tambahan air, pasokan air yang akan meningkatkan produktivitas para petani.

"Saya ingin berpesan agar bendungan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan disambungkan seluruh jaringan irigasi yang ada, sehingga sekali lagi masyarakat utamanya para petani bisa meningkatkan produktivitas pertaniannya," pungkas Jokowi.

Hadir juga dalam pendampingan tersebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta pejabat utama Polda Jatim dan Kapolres Ponorogo.(FrK)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal