LampuHijau.co.id - Guna mencegah penularan Covid-19 serta percepatan vaksinasi nasional, Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon menggelar vaksinasi dosis kedua kepada mahasiswa di Kampus 1 UGJ, Senin (6/9/2021). Vaksinasi sebelumnya diberikan kepada Dosen dan tenaga kependidikan sudah dilaksanakan, vaksinasi mahasiswa dosis pertama dilaksanakan pada 7 Agustus 2021.
Dadang Sukandar Kasidin selaku Ketua Yayasan PSGJ mengatakan, dengan kebesaran dan pertolongan Allah SWT, vaksinasi dosis ke dua mahasiswa dapat terselenggara dengan tertib dan lancar.
Baca juga : Indonesian Television Awards 2021 Siap Digelar 27 September, Hadirkan 2 Kategori Baru
"Kami mensyaratkan mahasiswa dapat menunjukkan sertifikat vaksin untuk mengikuti perkuliahan tatap muka, serta untuk mendukung program pemerintah percepatan pencegahan penyebaran virus Covid-19," jelasnya.
Rektor UGJ Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs., M.Si menyampaikan bahwa target mahasiswa yang akan divaksin pada vaksinasi dosis kedua sebanyak 1.600 orang, diselenggarakan dua hari yaitu 6-7 September 2021. Vaksin berasal dari Polresta Cirebon Kota, Kodim 0614/Kota Cirebon, Korem 063/Sunan Gunung Jati (SGJ). Untuk tenaga kesehatan dari TNI, POLRI, Fakultas Kedokteran UGJ dan dibantu dari Dinkes Kabupaten Cirebon
Baca juga : Kapasitas 50 Persen, DKI Gelar Pembelajaran Tatap Muka Minggu Depan
“Vaksinasi ini merupakan ikhtiar untuk memperkuat imunitas tubuh mahasiswa, karena nanti pada saatnya pemerintah pusat atau daerah mengumumkan untuk kuliah tatap muka, kita sudah siap. Kita juga tentu menunggu ijin dari tim Satgas Covid-19 Kota Cirebon untuk dapat melaksanakan perkuliahan tatap muka” tambahnya.
Sementara Komandan Kodim (Dandim) 0614/Kota Cirebon Letkol Inf Andi Hasbullah, pada kesempatan kali ini, menyampaikan terima kasih kepada UGJ atas terselenggaranya vaksin dosis kedua bagi mahasiswa, pelaksanaannya berjalan tertib, aman dan lancar.
Baca juga : Forkopimda Jatim Gelar Vaksinasi Merdeka Dosis Kedua di Tiga Titik
"Kegiatan vaksinasi UGJ sangat bermanfaat bagi masyarakat, juga mendukung program pemerintah dalam melaksanaan serbuan vaksin dalam percepatan mahasiswa bisa masuk kuliah," ungkapnya. (RLS/MGN)