LampuHijau.co.id - Minat masyarakat Kabupaten Subang mengikuti vaksinasi Covid-19 tinggi sekali. Buktinya, setiap ada gelaran vaksinasi, masyarakat yang datang selalu melebihi target. Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang dr Maxi saat berada di Kantor BPBD Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat (03/09/2021).
Menurut dr Maxi, kesadaran masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 tinggi sekali. Masyarakat sudah tahu betapa pentingnya divaksinasi untuk mencegah terpapar Covid-19.
"Karena dengan divaksinasi dapat melindungi diri sendiri, keluarga dan orang lain dari terpapar Covid-19," ujar pria yang menjabat juga sebagai Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang tersebut.
Baca juga : PDI Perjuangan Kab. Subang akan Terus Gelar Vaksinasi bagi Masyarakat Subang
Selain itu, lanjut dr Maxi, masyarakat telah divaksinasi merasakan manfaat lainnya. Masyarakat jadi mudah saat ada keperluan yang harus menunjukkan surat keterangan telah divaksin.
Sayangnya, katanya, minat masyarakat yang tinggi untuk divaksin terhambat ketersediaan vaksin. Untuk itu, dinasnya terus mengajukan vaksin kepada pemerintah provinsi dan pusat. Pengajuan vaksin, lanjutnya, sebanyak 20 ribu dosis vaksin AstraZeneca, dan 20 ribu dosis vaksin Sinovac.
"Yang kita minta 40 ribu dosis, tapi tidak tahu kapan turunnya," ujarnya.
Baca juga : 33 Ibu Hamil di Subang Meninggal Dunia, Penyebabnya Klasik dan Terkena Covid-19
Menurutnya, kalau saja stok vaksin banyak, target 70 persen penduduk Kabupaten Subang yang tervaksin bisa tuntas pada Desember tahun ini. "Sampai kemarin dosis satu mencapai 285.713 orang atau 22,23 persen, dosis kedua mencapai 143.303 orang atau 11,5 persen," ucap dr Maxi.
Untuk total orangnya yang telah divaksin, lanjutnya, 22,23 persen, sehingga masih banyak warga yang belum divaksin. "Masih banyak yang perlu divaksin," ucapnya.
Meski demikian, kata dr Maxi, kasus Covid-19 turun dratis, karena yang divaksin merupakan orang-orang yang mobilitasnya tinggi, dan perannya dalam transmisi sangat penting.
Baca juga : Stok Terbatas, 100 Ribu Warga Kab. Subang Menanti Vaksinasi Dosis Kedua Vaksin Sinovac
"Jadi, itu yang menyebabkan kasus cepat menurun walaupun persentase yang divaksin belum banyak," ucapnya.
Kadinkes berpesan bagi masyarakat yang belum maupun sudah divaksin, agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) untuk bersama-sama memutus penyebaran Covid-19. (MGN)