33 Ibu Hamil di Subang Meninggal Dunia, Penyebabnya Klasik dan Terkena Covid-19

Rabu, 1 September 2021, 19:46 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang mencatat, dalam kurun delapan bulan dari Januari hingga Agustus 2021, terdapat 33 ibu hamil yang meninggal dunia.

Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr Maxi mengatakan, 33 ibu hamil yang meninggal dunia akibat hal klasik dan terpapar Covid-19. "Penyebab klasik itu hipertensi dalam kehamilan, pendarahan, dan ketuban pecah dini," ucap dr Maxi saat berada di kantornya, Rabu (01/09/2021).

Baca juga : Meski Dua Warga Meninggal Dunia, Dinkes Subang Optimis Kasus DBD Turun

Penyebab klasik ini, lanjutnya, berakibat 15 ibu hamil meninggal dunia. Sementara 18 ibu hamil lainnya meninggal dunia akibat Covid-19.

"Ibu hamil meninggal dunia karena Covid-19 bagi saya mengerikan juga, karena meninggal dunia dengan bayinya," ucap dr Maxi.

Baca juga : Ibu Hamil di Kabupaten Subang Belum Ada yang Divaksin Covid-19

Maka dari itu, kata dr Maxi, bidan desa agar memberikan edukasi pencegahan Covid-19 di masyarakat, supaya ibu hamil tidak kena Covid-19. Selain itu, bidan desa agar melakukan deteksi dini terhadap ibu hamil yang sakit flu, diare, sakit perut, dan muntah-muntah.

"Karena varian baru Covid-19 menyerang saluran pencernaan, sedangkan varian lama menyerang pernapasan. Deteksi dini supaya pengobatannya lebih cepat dan tepat," ucap dr Maxi.

Baca juga : Polres Subang Gelar Patroli Gabungan PPKM Level 3 Penanganan Covid-19

Hal ini, menurutnya, penting, meskipun dengan penurunan angka kasus Covid-19 resko ibu hamil terkena Covid-19 berkurang. "Supaya ibu hamil tidak terkena Covid-19," ujarnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal