LampuHijau.co.id - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi menyiapkan lima strategi untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama Ramadan.
Kepala Disperindag Kota Bekasi Makbullah menjelaskan, lima strategi itu antara lain pertama, memantau perkembangan harga dan pasokan bahan pokok di pasar secara intensif. Kedua, memetakan jalur atau rantai distribusi bahan pokok di wilayah kota, untuk menjaga kelancaran distribusi dan mengidentifikasi masalah apabila terjadi gejolak harga.
Baca juga : Sidang Suap Izin Meikarta, Bupati Bekasi Neneng Dituntut 7,5 Tahun Penjara
“Salah satunya adalah dengan mengawal kelancaran pemasukan bahan pokok dari pelabuhan dalam rangka pemenuhan stok pelaku usaha,” ucapnya baru-baru ini.
Dan ketiga, mengidentifikasi jumlah stok bahan pokok dan ketahanannya, khususnya yang ada pada pelaku usaha distribusi sebagai salah satu sumber pasokan di saat terjadi kenaikan permintaan. Keempat, yakni mengawal kelancaran distribusi beras medium dari Bulog.
Baca juga : Pemprov DKI Pastikan Stok dan Harga Sembako Aman
Kata Makbullah, strategi masuk dalam program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) di pasar-pasar rakyat di Kota Bekasi. Lalu kelima, membantu kelancaran pelaksanaan rapat koordinasi daerah (rakorda) dan penetrasi pasar menjelang puasa dan lebaran dalam rangka menegaskan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Kami juga bersama-sama melakukan media briefingkecukupan stok dan pasokan bahan pokok di pasar dalam rangka menjaga psikologis masyarakat agar tetap kondusif,” katanya.
Baca juga : Jelang Ramadhan, Polres Indramayu Cek Stok dan Harga Sembako
“Upaya-upaya ini yang kami lakukan dalam rangka menegaskan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk menjaga kecukupan stok dan pasokan di Kota Bekasi,” demikian Makbullah. (DIR)