LampuHijau.co.id - Pimpinan Anak Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PAC PDI Perjuangan) Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara massal bagi masyarakat di sekretariatnya, Rabu (25/08/2021).
Wakil Ketua Bidang Organisasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Subang Narca Sukanda mengatakan, kegiatan vaksinasi Covid-19 instruksi dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. "Vaksinasi ini sebagai bukti nyata PDI Perjuangan peduli terhadap masyarakat agar terlindungi dari terpapar Covid-19," ucap pria yang menjabat Ketua DPRD Kabupaten Subang tersebut.
Baca juga : Klinik Bhayangkara Polres Subang Tertinggi Gelar Vaksinasi Covid-19
Narca bersyukur vaksinasi Covid-19 dilaksanakan secara massal mendapat antusias luar biasa dari masyarakat sekitar. "Antusias masyarakat ikut vaksin, alhamdulillah luar biasa," ujarnya.
Antusias ini, lanjut Narca, diperkirakan karena masyarakat semakin sadar pentingnya vaksinasi untuk mencegah dan melindungi diri dari Covid-19. "Karena dengan vaksinasi masyarakat merasa dapat terhindar dari Covid-19 dan meningkatkan imunitas, sehingga berbondong-bondong datang ke vaksinasi PAC PDI Perjuangan," ujarnya.
Baca juga : Ahmad Heryawan dan Netty Prasetiyani Hadiri Vaksinasi Massal di PUI Subang
Untuk itu, Narca berterima kasih kepada Ketua PAC Kecamatan Cipunagara Dang Agung yang mengadakan vaksinasi hari ini, dan masyarakat yang telah antusias mengikuti vaksinasi Covid-19.
Sementara Ketua PAC Kecamatan Cipunagara Dang Agung mengatakan, untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 hari ini tersedia 300 dosis vaksin. Dari sebanyak itu, lanjut Dang Agung, terdiri dari 100 dosis untuk dosis pertama, dan 200 dosis untuk dosis kedua.
Baca juga : Ciptakan Herd Immunity, PN Angkatan Muda Kabah Vaksinasi 1.000 Warga Subang
"Alhamdulillah, dengan kita melaksanakan vaksinasi, masyarakat banyak sekali yang ikut serta. Antusias masyarakat luar biasa, karena sudah paham pentingnya divaksin," ucapnya.
Meski antusias masyarakat luar biasa, lanjutnya, vaksinasi tetap menerapkan protokol kesehatan. "Pelaksanaan vaksinasi tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," tegasnya. (MGN)