LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang, Jawa Barat mendistribusikan 24 ribu alat rapid test antigen untuk digunakan tenaga kesehatan melakukan penelusuran kontak erat atau tracing Covid-19.
Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr. Maxi mengatakan, alat rapid test antigen sampai Senin kemarin, yang tercatat sistem stoknya mencapai 1.600 buah tersebar di seluruh puskesmas. Pada Senin siang, Dinkes Kabupaten Subang mendapatkan kiriman 24 ribu alat rapid test antigen. Dari sebanyak itu, 20 ribu alat rapid test antigen untuk dinas kesehatan, dan puskesmas, sisanya dialokasikan ke Polres Subang.
Baca juga : Kapolres Subang Beri Semangat Personel untuk Tracing Covid-19
"Itu didistribusikan mulai hari ini. Jadi, tidak ada alasan bagi puskesmas saat masyarakat yang meminta rapid test antigen menyatakan tidak ada (alatnya)," ujarnya di kantornya, Rabu (18/8/2021).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang ini menambahkan, tiap puskesmas dapat kiriman alat rapid test antigen, namun jumlahnya tidak sama tiap puskesmas. "Puskesmas kasusnya dan tracingnya sedikit dapatnya tidak banyak, tapi yang kasusnya banyak dapat alat rapid test antigennya banyak," ucapnya.
Baca juga : Perusahaan di Subang agar Lapor ke Puskesmas dan Dinkes saat Tes Antigen Karyawan
Puskesmas yang mendapat alat rapid test antigen banyak di antaranya Puskesmas Ciasem, Puskesmas Cipeundeuy, Puskesmas Cibogo, dan puskesmas yang ada di Subang Kota.
"Untuk penelusuran kasus Covid-19, rapid test antigen prinsipnya gratis. Gratis. Kalau ada yang bayar, silakan laporkan kepada kami," tegasnya. (MGN)