LampuHijau.co.id - Kapolda Jawa Timur mengecek pelaksanaan percepatan Vaksinasi Merdeka terhadap supoter Persebaya atau Bonek di Warkop Pitulikur, Jalan Bagong Surabaya, pada Selasa (17/8).
Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka diperuntukan bagi masyarakat Kota Surabaya, khususnya suporter Persebaya Surabaya dengan mengambil tema 'Bonek Wani Vaksin Menuju Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh'.
Pelaksanaan vaksin tahap ke I dengan capaian target vaksin sebanyak 1000 dosis vaksin. Kegiatan vaksinasi ini juga didukung dengan tenaga kesehatan dari Bid Dokkes Polda Jatim, Kodam V/Brawijaya dan Dinkes sebanyak 30 personel vaksinator.
Baca juga : Kapolda Jatim Resmikan Mobil Vaksinasi Respon Cepat Karya Forkopimda Surabaya
Kapolda Jatim, Irjen Lol Nico Afinta mengatakan, hal ini dilakukan tidak berhenti di sini saja, melainkan informasinya disebarluaskan kepada seluruh masyarakat Surabaya, dan tentunya seluruh masyarakat Jawa Timur.
"Semua yang sudah dikerjakan ini akan menampakkan hasil, kalau apa yang dikerjakan oleh pemerintah didukung oleh masyarakat," ujar Kapolda Jatim dihadapan awak media.
"Komunitas Bonek menjadi salah satu bagian dari masyarakat di Surabaya, dan tentunya Jawa Timur. Kalau ini disuarakan, saya yakin nanti program penanganan covid-19 di Jawa Timur juga sukses," tambah Nico.
Baca juga : Kapolda Jatim Cek Vaksinasi Merdeka untuk Komunitas Papua di Surabaya
Presiden Persebaya, Azrul Ananda menambahkan, rekan-rekan Bonek sejak awal sudah bergerak melakukan kegiatan-kegiatan sosial, seperti program sejuta masker, Bonek Rescue dengan menjemput pasien covid-19 untuk dibawa ke rumah sakit dan berbagi sembako, vitamin kepada warga yang sedang isoman. "Jadi semua itu memang kegiatan teman-teman bonek yang kita harus berikan apresiasi," ucap Presiden Persebaya.
Lebih lanjut Azrul mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda Jatim dan Forkopimda Kota Surabaya, yang mendukung kegiatan vaksinasi bagi suporter Persebaya Surabaya.
Hadir juga dalam acara tersebut Kapoksahli Kodam V/Brawijaya, Kabinda Jatim, Kadiskes Koarmada II Forkopimda, pejabat utama Polda Jatim dan Wali Kota Surabaya, serta Kapolrestabes Surabaya.(FrK)