LampuHijau.co.id - Badan Advokasi Indonesia (BAI) Kabupaten Subang berhasil memulangkan tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Pusakaratu, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Eliyah (29) yang terlantar di Dubai, Uni Emirat Arab. Istri dari Acu Samsudin (40) tersebut, sebelumnya diberangkatkan sponsor dan perusahaan ke Dubai dengan cara tidak resmi atau ilegal. Tapi di sana, Eliyah mengalami penyiksaan, dan terpaksa makan minta-minta, serta minum air keran toilet.
Ketua BAI Kabupaten Subang Darman Sri Gandi, SH mengatakan, Eliyah saat ini sedang dalam penerbangan dari Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Jakarta. "Saat ini, Eliyah sedang terbang menuju Tanah Air. Nanti malam, Eliyah sampai di Indonesia," ucap Darman kepada wartawan Lampu Hijau, Mangun Wijaya, di kantornya, Kamis (12/08/2021).
Baca juga : Lapas Subang Bangun Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19
Begitu tiba di Tanah Air, lanjut Darman, Eliyah belum bisa berkumpul dengan keluarganya di Kabupaten Subang, karena harus menjalani karantina selama delapan hari di Wisma Atlet.
Darman bersyukur Eliyah saat ini dalam kondisi sehat. Sebab, selama terlantar di Dubai, Eliyah makan dari belas kasihan warga setempat, minum air keran, dan tidur di emperan toko.
Darman menjelaskan derita yang dialami Eliyah, berawal Eliyah berangkat ke Dubai untuk kerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT), Juni lalu. Begitu di Dubai, Eliyah mendapatkan majikan.
"Entah majikan galak atau gimana, Eliyah kembali ke penampungan. Di penampungan, Eliyah disiksa. Tak tahan disiksa, Eliyah kabur dari penampungan, dan terlunta-lunta," ucap Darman.
Baca juga : Wabup Subang Ingatkan Warga yang Sudah Divaksin agar Tetap Patuhi Prokes
Selanjutnya, Eliyah minta tolong ke BAI. Suami Eliyah, datang ke kantor BAI untuk minta bantuan agar Eliyah bisa pulang ke Tanah Air. Eliyah diberangkatkan menggunakan visa kunjungan. BAI Subang, lanjutnya, berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Dubai, dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu) untuk memulangkan Eliyah ke Tanah Air.
"Sebab, visa kunjungan Eliyah habis pada 30 Juli. Berkat koordinasi BAI Subang dengan KJRI dan Kemenlu, akhirnya Eliyah bisa dipulangkan ke Tanah Air," pungkasnya. (MGN)