Kabar Gembira! PPKM Efektif Turunkan Kasus Covid-19 di Kabupaten Subang

Jumat, 6 Agustus 2021, 16:47 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dinilai efektif menekan laju kasus Covid-19 di Kabupaten Subang. Penurunan kasus Covid-19 tersebut dibuktikan dengan Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Subang yang turun drastis.

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang dr. Maxi, hingga 5 Agustus kemarin, jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 9.718 orang. Dari sebanyak itu, kata dia, yang sembuh 8.460 orang, sisanya 755 orang masih kasus aktif Covid-19.

Dari kasus aktif sebanyak 755 orang, kata dr. Maxi, sebanyak 31 orang dirawat di RSUD Subang, dan 724 orang isolasi mandiri (isoman). Padahal, kasus aktif Covid-19 biasanya 1.100-1.200 orang.

Baca juga : 7.045 Orang Daftar Seleksi CPNS dan PPPK di Kabupaten Subang

"Biasanya yang dirawat di RSUD mencapai 320 orang, kini hanya 31 orang atau hanya 10 persen," ucapnya di kantornya, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat (6/8/2021).

Sedikitnya pasien Covid-19 dirawat di RSUD Subang, kata dr. Maxi, berdampak terhadap BOR. "Sekarang banyak tempat tidur kosong karena rata-rata BOR rumah sakit sekitar 34 persen," ucapnya.

Penurunan ini, imbuhnya, karena penerapan PPKM yang efektif. Meskipun banyak yang kena dampak dari penerapan PPKM di antaranya, dunia usaha, seniman, pariwisata dan lainnya.

Baca juga : Kabar Gembira! Obat Antivirus Covid-19 Sudah Diproduksi Kimia Farma

"Kalau kita mau menyimbangkan dua hal ini tentunya, dua-duanya tidak akan sukses, baik dalam ekonomi, maupun penanganan Covid-19," ucapnya.

Makanya, kata dr. Maxi, saat dilakukan pembatasan, ekonomi melorot. Sebab, satu direm dan satunya digas, sehingga salah satu ketinggalan. Namun, kini kondisinya sudah dilakukan relaksasi.

"Masyarakat bisa berusaha dan jualan, tapi ada aturan, bukan bebas. Makan boleh di tempat maksimal 20 menit harus didukung masyarakat," ujarnya.

Baca juga : Kesadaran Warga Subang Menerapkan Prokes Menurunkan Kasus Covid-19

Masyarakat, tambahnya, harus tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes), supaya kasus Covid-19 tidak kembali meningkat ke depannya. "Jangan sampai ada gelombang ketiga," ujarnya.

Sebab, warga yang meninggal dunia yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah 503 orang, dan suspek 40 orang. "Total 543 orang yang meninggal akibat Covid-19," pungkasnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal