LampuHijau.co.id - Kapolsek Jatiuwung Komisaris Polisi Zazali Haryono luar biasa mulia hatinya. Belum genap sebulan menjadi Kapolsek, dia mengangkat dua anak yatim piatu menjadi anak asuhnya.
Denas Wahid (12 tahun) dan kakaknya, M Ramdani (19 tahun) adalah dua orang anak yatim piatu yang mendapat kasih sayang dari sang Kapolsek itu. Denas dan Ramdani menjadi yatim piatu seketika setelah dua orangtua mereka meninggal setelah terpapar Covid-19.
Zazali Haryono berjanji akan membiayai kehidupan dan pendidikan dua anak yatim piatu itu. Dan, janji itu disaksikan pula oleh Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Deonijiu De Fatima.
Baca juga : Vaksinasi Wartawan, Bupati Cirebon: Karena Rentan Terpapar Covid-19
"Dua adik ini yatim piatu, karena ibunya meninggal kena Covid-19 dua minggu lalu. Disusul seminggu lalu ayahnya meinggal,” kata Zazali.
Untuk mencegah jatuh korban karena Covid-19 lebih banyak, Kapolres Kombes Deonijiu mengimbau masyarakat untuk tidak ragu untuk bervaksinasi.
Selain gratis, vaksinasi dapat melindungi diri sendiri dan orang-orang tersayang dari penularan virus Corona. "Jangan sampai seperti ini meninggalkan anak yang butuh perhatian orangtua," tutur Deonijiu.
Jajaran kepolisian sendiri sedang menggencarkan vaksinasi massal yang mereka namai Vaksinasi Merdeka dalam rangka menyambut HUT ke-76 Republik Indonesia, 17 Agustus 2021.
Vaksinasi Merdeka ini digelar mulai 1 sampai 17 Agustus 2021. Khusus di Kota Tengerang, Vaksinasi Merdeka digelar di 24 titik secara serentak setiap hari. Di setiap titiknya, ratusan orang akan divaksin jenis Sinovac atau AstraZeneca.
Bahkan, di beberapa titik, Vaksinasi Merdeka ini dipadati warga masyarakat. Jumlah mereka bisa menyentuh 2.000 orang warga per harinya. Untuk bisa menjadi peserta vaksinasi ini tentu tidak sulit dan berbelit. Masyarakat cukup menunjukan KTP baik dari Tangerang maupun luar kota. (WAH)