Mau Tanya Kasus, Wartawan DepokNews Ngaku Dibentak dan Diusir Kapolres Depok

Senin, 2 Agustus 2021, 18:55 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Kapolres Metro Depok Kombes Pol. Irman Edwin Siregar diduga melakukan pengusiran dan membentak wartawan Depoknews Furkan saat sedang meliput pelaporan sejumlah pedagang dan pemilik hewan sapi qurban yang terkena tipu oknum hingga mencapai satu miliar lebih.

"Saya datang pukul 09:10 di Mapolres Depok sambil menunggu para petani atau pedagang sapi di kantin. Setelah 20 menit mereka datang dan sempat ngobrol di kantin Polres Depok," ujar Furkan, wartawan Depoknews di kantor PWI Kota Depok, Senin (2/8/2021).

Setelah itu dirinya menunggu di ruang piket dan melihat Kapolres Metro Depok Kombes Pol. Imran Edwin S bersama anggota dan tamu ingin masuk ke ruang kerja.

Berita Terkait : Sidang Paripurna, Fraksi DPRD Depok Sampaikan Pandangan Terkait 6 Raperda

Sebagai wartawan dirinya langsung menanyakan perihal kasus yang ditanyakan terkait ada dugaan penipuan petani ternak sapi asal Bima yang mengadukan kasus tersebut ke kepolisian.

Namun Kapolres tidak menanggapi dan masuk ke ruangan tapi mendadak kembali lagi ke dirinya dan bertanya serta membentak dengan nada keras menanyakan identitas dirinya. "Kamu siapa, mana pelapor?.

Akhirnya Furkan jawab, "saya wartawan pak." Terus ditanya kamu Wartawan mana? "Saya menjawab nama Futkan dari wartawan DepokNews," tuturnya.

Berita Terkait : Rakor Daftar Pemilih Berkelanjutan, KPU Kota Depok Undang Jaksa Kejari Jadi Narsum

Tapi disela Kapolres Depok, mana kartu pers mu? 'Kamu masuk-masuk wawancara tanpa seijin kami. Kami baru mau menyelidiki kalian sudah menulis. Ini yang bikin berita bohong!' tegas Kapolres Depok Kombes Pol. Imran Edwin S yang menambahkan 'Saya tidak kenal kamu, wartawan saya tau apalagi Anggota Pokja saya kenal," katanya sambil membentak dan minta anggota Polres Depok yang ada di sekitar lokasi untuk memeriksa tas Furkan dan ditemui kartu PWI dan kartu mahasiswa.

Usai semua tas digeledah anggota, semua rekaman saat dibentak Kapolres Depok dihapus anggota terus diusir dari halaman Polres Depok. "Saya bukan penjahat atau pencuri dan dijelaskan saya wartawan tapi Kapolres Depok tetap tidak menginginkan dirinya hanya anggota Pokja Depok yang diakui, " katanya.

Sementara itu, Kapolres Metro Depok Kombes Pol. Imran Edwin Siregar, memberikan jawaban atas kasus itu melalui WA ke wartawan bahwa dirinya tidak mau banyak komentar.

Berita Terkait : Kajari Depok Siap Jalankan Instruksi Kajati Jabar

"Biarkan saja beliau banyak bicara bahkan terlalu dibesar-besarkan. Ada saatnya nanti saya jelaskan kronologisnya," tuturnya.

Ketua PWI Depok Rusdy Nurdiansyah, sangat menyesalkan sikap arogan Kapolres Metro Depok Kombes Pol. Imran Edwin S ketika membentak dan mengusir Furkan, wartawan Depok news apalagi jelas memiliki kartu anggota PWI.

"Seharusnya tidak perlu begitu dan sebagai pejabat seharusnya paham betul kalau anggota PWI seharusnya diterima dengan baik walaupun banyak organisasi wartawan di Depok," tuturnya. (HEN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal