LampuHijau.co.id - Forkopimda Jawa Timur, yang terdiri dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi berbasis pekerja atau buruh di PT. Integra Indocabinet Tbk, Jalan Raya Betro Sedati, Sidoarjo, pada Sabtu (24/7).
"Jadi teman-teman hari ini kita mengecek vaksinasi berbasis karyawan atau buruh di PT Integra, yang kita harapkan bahwa kita bisa menyisir semaksimal mungkin segmen-segmen yang kita harapkan bisa menjadi penguatan terwujudnya herd immunity," kata Khofifah.
Baca juga : Wakasat Narkoba Jakbar Pimpin Pengungkapan Sindikat Internasional Afrika Selatan
Lebih jauh Khofifah mengatakan, jika basis sekolah, perusahaan dan oerguruan tinggi akan dimaksimalkan. Harapannya adalah seluruh segmen ini akan saling menjadi penguatan, bagaimana bisa segera diwujudkan.
Khofifah juga menambahkan, peran serta jurnalis menjadi sangat penting untuk terus menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat. Sementara untuk ketersediaan vaksin, Gubernur Jatim mengatakan, tidak pernah menyimpan lama ketersediaan vaksin yang sudah dikirim dari pusat.
Baca juga : Wujudkan Herd Immunity, Forkopimda Jatim Cek Vaksinasi di Jombang
"Jadi seminggu rata-rata dua kali. Ini kan baru tadi malam, dini hari sampai. Yang penting begitu sampai habiskan. Pesan Pak Presiden demikian, jadi kapan vaksin datang habiskan, maksimalkan untuk bisa melakukan perluasan dan percepatan vaksinasi," tambahnya.
"Dengan kebersamaan, sinergitas yang luar biasa, maka alhamdulillah dari mulai 14 Januari yang lalu, vaksinasi pertama sampai dengan hari ini, penggunaan dosis vaksin tertinggi di Indonesia selalu Jawa Timur. Itu artinya sinergitas yang terbangun luar biasa," pungkasnya.(FrK)