LampuHijau.co.id - Forkopimda Jatim yang terdiri dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal tNI Suharyato dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, memastikan kesiapan Rumah Sakit (RS) Darurat Indoor, yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Surabaya, di Gelora Bung Tomo (GBT), pada Kamis (22/7) sore.
Khofifa menjelaskan, RS Darurat Indoor berkapasitas 225 bed ini disiapkan untuk pasien dengan kategori ringan dan sedang, namun jika ada pasien yang bergejala sedang ke arah berat, akan dirujuk ke RS BDH.
Baca juga : Wujudkan Herd Immunity, Forkopimda Jatim Cek Vaksinasi di Jombang
"Artinya format bagaimana siklus untuk bisa memberikan layanan bagi yang bergejala ringan, bergejala sedang, di sini tempatnya dan kalau kemudian harus dirujuk karena kecenderungannya ke arah berat maka ke Rumah Sakit BDH," katanya.
Format ini menjadi penting untuk dijadikan mitigasi bersama bahwa di kelurahan tetap ada isolasi. Kemudian di Asrama Haji tetap disiapkan untuk OTG, lalu yang gejala ringan sampai sedang juga disiapkan dibeberapa tempat.
Baca juga : Forkopimda Jatim Bagikan 3000 Paket Sembako dan Ajak Warga Segera Vaksin
"Semuanya dalam rangka memastikan bahwa kita semua tetap berikhtiar untuk memberikan layanan kuratif, jadi ini adalah hilirnya kuratif, tetap kita mendorong hulunya, hulunya itu satu vaksinasi, dua adalah disiplin protokol kesehatan, jadi hulu hilir ini harus nyambung," paparnya.
Lebih jauh Khofifah menuturkan, persiapan-persiapan ini dilakukan tentu harapannya tidak dipakai akan lebih bagus. "Kita tetap harus menyiapkan segala sesuatunya, memastikan bahwa sinergitas antara Forkopimda Provinsi, Forkopimda Kabupaten Kota ini terjalin, untuk memberikan perlindungan dan keselamatan masyarakat," pungkasnyanya.(FrK)