LampuHijau.co.id - Sejumlah warga menjalani vaksinasi Covid-19 di Gerai Vaksin Presisi yang berada di depan Kantor Satlantas Polres Subang, Jawa Barat, Selasa (06/07/20201) pagi.
Mereka yang divaksinasi merupakan warga yang hendak mendapat pelayanan SIM, SKCK dan BPKB. Sebab, untuk dapat pelayanan itu harus menunjukkan surat keterangan telah divaksinasi Covid-19.
Satu dari sekian warga tersebut adalah Aresti (23). Perempuan asal Desa Cigadog, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, itu ikut divaksinasi Covid-19, karena akan memperpanjang SKCK. Selama ini, kata dia, belum sempat divaksin, sehingga merasa beruntung bisa divaksin di kantor polisi.
Baca juga : Mau Perpanjangan SIM C dan A? Di Pelayanan SIM Keliling Aja, Ini Jadwalnya!
"Selama ini tinggal di Purwakarta, sehingga belum sempat divaksin," ucapnya.
Keberuntungan lainnya, tambah dia, tidak perlu menunggu lama, cukup 10 menit. "Tidak terasa saat divaksinnya, 10 menit sudah selesai, setelah itu ke pelayanan SKCK," ucapnya.
Aresti mengaku, tidak keberatan dengan kebijakan agar menunjukkan surat keterangan telah divaksin di kala akan memperpanjang SKCK. "Tidak keberatan, malah jadi terbantu," ujarnya.
Baca juga : Kementan Ajak Petani Lakukan Pemupukan Berimbang
Sebab, Aresti yakin dengan divaksinasi mampu membuat daya tahan tubuhnya semakin meningkat. "Harapannya bisa mencegah Covid-19, karena imunnya lebih kuat," pungkasnya.
Sementara Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto, SH mengatakan, kebijakan tersebut sebagai strategi kepolisian untuk mengajak masyarakat agar menjalani vaksinasi. Sebab, kata Kapolres, terbukti yang sudah divaksinasi kalau terpapar Covid-19 tidak akan fatal.
"Kalau kita sudah tervaksin, kalau terpapar, tidak akan fatal," ucap Kapolres.
Baca juga : Pemerintah Harus Tegas Soal Larangan Mudik
Untuk itu, ia mengajak masyarakat agar divaksinasi. Pelayanan vaksinasi tersedia di setiap puskesmas termausk Klinik TNI dan Polri, serta Gerai Vaksin Presisi yang ada di Mapolres Subang.
Setiap puskesmas, tambahnya, minimal 100 orang per hari yang divaksin, sehingga kalau se-Kabupaten Subang minimal 4.000 orang per hari. "Untuk klinik 150-300 orang per hari, alhamdulillah per harinya di atas 300 orang. Mari ajak semua untuk divaksin, dalam rangka memutus penyebaran Covid-19," pungkasnya. (MGN)