LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang meminta masyarakat tidak ragu untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Sebab, vaksinasi sebagai salah satu upaya mencegah dan memutus penyebaran Covid-19.
Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr. Maxi mengatakan, keterangan yang diperolehnya, warga yang meninggal dunia karena Covid-19 salah satunya disebabkan belum divaksinasi Covid-19. Selain itu, kata dr. Maxi, karena warga tersebut mempunyai penyakit bawaan atau komorbid, dan lanjut usia (lansia) atau usianya sudah di atas 50 tahun.
Baca juga : Selama Pandemi Covid-19, Jumlah Pekerja yang di-PHK Meningkat di Jakpus
"Artinya, usia lanjut harus dilindungi dengan vaksin, agar kalau terkena Covid-19 tidak meninggal dunia," ucap dr. Maxi usai Apel Gabungan PPKM Darurat di Alun-Alun Subang, Sabtu (3/7/20201).
Maka dari itu, ia mengajak masyarakat yang punya keluarga dan saudara yang punya risiko tinggi terhadap kesehatan agar dibawa ke tempat pelayanan vaksinasi di Kabupaten Subang. Vaksinasi Covid-19 bisa dilaksanakan di puskesmas, rumah sakit, dan dua klinik milik TNI dan Polri.
Baca juga : Hakim & Pegawai Terpapar Covid-19, PN Depok Lockdown
Masyarakat akan melaksanakan vaksinasi Covid-19 cukup membawa kartu tanda penduduk (KTP). Untuk vaksinasi terhadap usia 12-17 tahun, menunggu petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
"Karena kelompok baru harus hati-hati, menunggu juklak dan juknisnya, dosis dan jenis vaksin sama. Kita menunggu perintahnya saja, kita siap melakukan vaksinasinya," ucap dr. Maxi.
Baca juga : 20 Orang Wafat Akibat Covid-19, Warga Desa Kihiyang Terganggu Psikologisnya
Selain mengajak divaksinasi, dr. Maxi pun mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) setelah dilakukan vaksinasi. Mulai dari cuci tangan, pakai masker, jaga jarak, tidak berkerumun, dan kurangi mobilitas.
"Kalau orang tetap berkerumun, apalagi yang berada di dalam gedung, ini harus disadari berkerumun di dalam ruang tertutup, sangat berbahaya. Untuk itu, masyarakat agar selalu patuhi protokol kesehatan," pungkasnya. (MGN)