Angka Kematian Akibat Covid-19 Tinggi, Dinkes Subang akan Beri Pelatihan Pemulasaraan Jenazah

Kamis, 1 Juli 2021, 20:16 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang akan memberikan pelatihan pemulasaraan jenazah Covid-19. Hal ini dilakukan mengantisipasi warga yang positif Covid-19 lalu meninggal dunia di rumah.

Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr. Maxi mengatakan, meningkatnya kasus Covid-19 membuat dinasnya akan beri pelatihan pemulasaraan jenazah Covid-19 kepada dua orang per kecamatan di Kabupaten Subang. Hal ini, lanjutnya, mengantisipasi adanya warga yang positif Covid-19 meninggal dunia di rumah atau di luar rumah sakit. Sebab, ada yang isolasi mandiri, pada sore harinya malah meninggal dunia.

Selain itu, tambahnya, mengantisipasi warga positif Covid-19 yang tidak dapat tempat perawatan, sehingga meninggal dunia di jalan. "Hal ini yang kami antisipasi," ujarnya, Kamis (1/7/2021).

Baca juga : Tekan Penyebaran Covid-19, Polsek Senen Tingkatkan Disiplin Masker di Permukiman Warga

Sebab, kata dia, warga yang positif Covid-19 lalu meninggal dunia di luar rumah sakit sangat bahaya, berpotensi menularkan Covid-19 kepada yang melakukan pemulasaraan jenazah. "Dalam waktu dekat atau mungkin minggu depan akan melakukan pelatihan pemulasaran jenazah minimal dua orang per kecamatan," ucapnya.

Pelatihan tersebut, harapannya, petugas tahu dan bisa melakukan pemulasaran jenazah dengan standar protokol kesehatan Covid-19. "Yang tentunya (petugas itu) ada honornya," ucapnya.

Makanya, Dinkes Subang saat ini tengah mengkaji insentif petugas pemulasaran jenazah yang proporsional sesuai standar anggaran biaya di Pemda, agar tidak ada masalah bila diperiksa BPK.

Baca juga : Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19, Tiga Pilar Cempaka Putih Usulkan 8 Tim Vaksinator

Ia menyebutkan, untuk pasien Covid-19 meninggal dunia di luar pada hari ini (Kamis, 2/7/2021) sudah mencapai 325 orang dari awal ada kasus Covid-19. Saat ini, sehari rata-rata 10 orang meninggal di RSUD Subang.

"Secara keseluruhan Case Fatality Rate (CFR) masih di bawah 5 persen dari jumlah yang positif. Kita masih empat persen sampai saat ini. Bulan lalu sampai 2,17 persen," ucapnya.

Ia pun berharap angka kematian tidak sampai di atas angka lima persen dari jumlah positif Covid-19. "Mudah-mudahan situasi ini cepat berakhir, mohon doanya," ucapnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal