Gedung Politeknik Subang akan Disulap Jadi Tempat Merawat Pasien Covid-19

Selasa, 29 Juni 2021, 16:54 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Pemerintah Kabupaten (Pamkab) Subang berencana menggunakan sejumlah ruangan di Gedung Politeknik Negeri Subang untuk merawat pasien Covid-19. Penggunaan sejumlah ruangan itu disebabkan kamar untuk merawat pasien Covid-19 di RSUD Subang tinggal hitungan jari saja, seiring meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Subang.

Gedung Politeknik Negeri Subang itu pun langsung dicek Bupati Subang Ruhimat didampingi Wabup Subang Agus Masykur Rosyadi, Selasa (29/06/2021) sekitar jam 11.30 WIB. Selain Wabup, Bupati didampingi Sekda Subang Asep Nuroni, Kepala Pelaksana BPBD Subang Hidayat, dan Direktur RSUD Subang dr Ahmad Nasuhi.

Baca juga : Polri Gelar Pelatihan 2.284 Orang dari Berbagai Elemen untuk Jadi Tracer Covid-19

Menurut Bupati, gedung eks Akper tersebut dipergunakan untuk merawat pasien Covid-19, karena ruangan di RSUD Subang kondisinya sudah terpakai mencapai 97 persen dari kapasitas. Sementara kata Bupati, masyarakat terpapar Covid-19 sudah mengkhawatirkan, sehingga bangunan ini yang sangat memungkinkan untuk perawatan bagi pasien-pasien Covid-19.

"Inilah tempat yang paling tepat mau saya jadikan tempat (rawat pasien Covid-19), apabila ada kekurangan untuk merawat pasien Covid-19, dengan kapasitas 30-60 tempat tidur," ucapnya.

Baca juga : Wabup Ajak Warga Patuhi SE Bupati Subang dalam Penanganan Covid-19

Letaknya strategis, lanjut Bupati, hanya tinggal jebol pintu saja, sudah satu area dengan RSUD Subang, sehingga tenaga medis tidak kesulitan untuk mobilisasi dan rawat pasien Covid-19.

Sementara Direktur RSUD Subang dr. Ahmad Nasuhi mengatakan, rumah sakitnya sampai tadi pagi masih merawat 132 pasien Covid-19 dari 155 tempat tidur yang tersedia. "Pasien Covid-19 terus masuk. Datang puluhan, keluar dibawah 10 pasien per harinya, sehingga terjadi antrian pasien Covid-19. Antrian pasien bukan hanya sehari, bahkan dua hari," ucapnya.

Baca juga : Sering Terdampak Banjir, GOR Mampang Tidak Layak Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Makanya dr. Ahmad berterima kasih kepada bupati, wabup, sekda dan Kalak BPBD, tanpa diminta pun mempersiapkan tempat untuk perawatan pasien Covid-19. "Saya menyampaikan terima kasih kepada pimpinan yang tanpa diminta, tapi mempersiapkan tempat rawat pasien Covid-19, yang jaraknya dekat dengan RSUD Subang," ujarnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal