LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang, Jawa Barat menyebut, empat momen yang membuat terdongkraknya kasus positif Covid-19.
Menurut Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr. Maxi, keempat momen itu, adalah jelang idulfitri, setelah idulfitri, mudik tertunda, dan hajatan. Pada jelang Idulfitri, warga banyak yang berbelanja, sehingga terjadi penularan Covid-19, dan muncul klaster belanja. Setelah Idulfitri, warga gelar halalbihalal atau silaturahmi ke rumah tetangga, saudara, dan kerabat, sehingga muncul klaster halalbihalal.
Kemudian, warga banyak yang mudik susulan, mareka mudik setelah 17 Mei, akibatnya terjadi penularan Covid-19. Terakhir, kegiatan hajatan. Kegiatan ini menimbulkan penularan Covid-19.
Baca juga : Tekan Penyebaran Covid-19, Polda Metro Jaya Razia Tempat Hiburan
"Empat momen yang beruntun ini mengakibatkan peningkatan mobilitas warga, sehingga kasus Covid-19 meningkat," ucap dr. Maxi.
Hal ini jadi perhatian pihaknya. Untuk itu, semua pihak harus mematuhi protokol kesehatan (prokes) mulai dari cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak, serta ikut serta vaksinasi. "Ada yang menggembirakan, mulai dari Senin kemarin pemerintah mengeluarkan kebijakan vaksin boleh buat siapa saja," ucap dr. Maxi.
Vaksinasi, tambahnya, tidak ada sekat-sekat pelayanan publik, lansia, atau tenaga kesehatan, tapi pokoknya siapapun di atas 18 tahun boleh divaksin. "Pokoknya datang saja untuk divaksin," tegas dr. Maxi.
Baca juga : Empat Hari, Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Subang Melonjak Tajam
Masyarakat bisa divaksin di rumah sakit, puskesmas, serta klinik Polri dan TNI. Vaksinasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, sehingga masyarakat harus mendukung program vaksinasi.
"Yang divaksin kalau terkena Covid-19, gejalanya ringan, bahkan tidak bergejala. Seperti Ibu Yoyoh (istri Bupati Subang) positif Covid-19, tapi tidak bergejala sama sekali," ujarnya.
Ia pun minta masyarakat jangan berpikir terbalik terkait masih ada yang sudah divaksin, tapi masih terpapar Covid-19. "Jangan dibalik pemahamannya, lihat dari segi yang lain," pungkasnya. (MGN)