Nyumbang 60 Ton Per Hari, DLH Subang Meminta Pabrik Olah Sampah Sendiri

Kamis, 17 Juni 2021, 14:42 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang, Jawa Barat meminta pabrik untuk mengolah sampahnya, karena pabrik menyumbang 60 ton sampah tiap harinya.

Kepala DLH Kabupaten Subang Rona Mairansyah mengatakan, sampah di Kabupaten Subang per hari mencapai 150-170 ton. Dari sekian banyak sampah, pabrik penyumbang cukup besar sampah. "Pabrik menyumbang sekitar 50-60 ton sampah," ucap Rona Mairansyah di Gedung DPRD Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (17/06/2021).

Baca juga : Diduga Jadi Korban Mafia Tanah, Iwan Susanto Minta Keadilan Hukum

Untuk itu, kata Rona, minta pabrik agar memiliki pengolahan sampah sendiri. Karena, armada DLH terbatas, dan jarak ke tempat pembuangan akhir sampah (TPA) Jalupang cukup jauh.

"Waktu lalu, sampah bermasalah di Kota Subang dan beberapa titik karena perbedaan jarak antara TPA Panembong dan TPA Jalupang," ucapnya.

Baca juga : Bupati Subang Meminta Pemprov Jabar dan Pusat Bantu Atasi Banjir Pamanukan

Jarak ini, berdampak memakan waktu yang lama. Yang biasanya armad bisa angkut sampah dua hingga tiga rit perhari. "Karena jarak jauh, sehingga memakan waktu lama," ucap Rona.

Sisa sampah yang tidak terangkut jadi menumpuk setiap hari. Meskipun diangkut, tapi masih ada sisanya. Sampah yang tidak terangkut bukan karena sampah meningkat atau overload, tapi terbatas armada.

Baca juga : Bupati Subang Minta Stakeholder Tak Lelah Menangani Pandemi Covid-19

"Masalahnya armada, sampahnya relatif sama dengan tahun kemarin. Pak bupati sudah mengajukan 10 unit armada kepada pak Gubernur. Saat ini, kita baru punya 29 unit armada," ucapnya.

Padahal, kata Rona, terdapat 60 tempat pembuangan sampah sementara (TPS) tersebar di Kabupaten Subang. "Idealnya kita punya 50 sampai 60 armada untuk angkut sampah," tegas Rona. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal