LampuHijau.co.id - Masyarakat Kabupaten Subang masih sangat abai dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) saat beraktivitas sehari-hari di tempat ramai. Hal tersebut sangat disayangkan Wakil Bupati (Wabup) Subang Agus Masykur Rosyadi saat berada di Desa Jambelaer, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (12/06/2021).
Wabup berada di desa tersebut untuk mengukuhkan pengurus relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat Terpadu (GANAS SIMADU) tingkat Kabupaten Subang yang dihadiri berbagai pihak. Yang hadir, Kalak BPBD Subang Hidayat, Dandim 0605/Kabupaten Subang Letkol Arh Edi Maryono, Danramil 0503/Kalijati Kapten (Inf) Wiknyo Kusumah, dan Kepala Polsek Kalijati AKP Prabowo.
Baca juga : Enam Warga Subang Meninggal, Tujuh Gang Ditutup untuk Memutus Penyebaran Covid-19
Wabup mengatakan, di lapangan, masyarakat masih sangat abai dengan protokol kesehatan. "Di hajatan-hajatan (warga) yang tidak pakai masker masih sangat banyak," ucap Wabup.
Selain di hajatan, kata mantan Wakil Ketua DPRD Subang tersebut, ia menemukan jamaah masjid yang pakai masker masih sedikit. "Masyarakat belum sadar betul bahayanya Covid-19," sesal Wabup.
Baca juga : Wabup Subang Ingatkan Warga yang Sudah Divaksin agar Tetap Patuhi Prokes
Padahal, virus Covid-19 telah menelan korban jiwa yang tidak sedikit di Kabupaten Subang. Yang terkonfirmasi positif Covid-19 pun sampai kemarin sudah tercatat mencapai 6.038 orang.
"Covid-19 bagian dari bencana karena pandemi. Oleh karena itu, temen-teman stakeholder dan Forum GANAS SIMADU agar turut membantu dalam menanggulangi Covid-19," pintanya.
Baca juga : Penyemprotan Disinfektan dan Imbau Prokes Upaya Polisi Cegah Covid-19
Minimalnya, kata Wabup, memberikan edukasi kepada masyarakat agar patuhi protokol kesehatan. Mulai dari mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun saat aktivitas. Harapannya, dengan masyarakat menerapkan prokes, pandemi Covid-19 dapat segera berakhir di Kabupaten Subang.
"(Sehingga) kita bisa diskusi tanpa pakai masker," ujarnya. (MGN)