Pemkot Cirebon Tawarkan 200 Produk di Sentra UMKM Alun-alun Kejaksan

Selasa, 8 Juni 2021, 21:04 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Sedikitnya 200 produk dari 70 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Cirebon mengisi sentra UMKM di Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat. Pelaku UMKM yang produknya dijual di tempat itu memiliki sejumlah syarat, memiliki KTP Kota Cirebon dan surat keterangan usaha atau nomor induk berusaha, serta komitmen untuk siap memajukan UMKM di Kota Cirebon.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kota Cirebon Maharani Dewi mengatakan, ke depannya, sentra UMKM itu akan menjual produk hasil tangan kaum disabilitas di Kota Cirebon. Sentra UMKM, lanjutnya, dikelola enterpreneur muda.

Baca juga : Pengetatan Prokes Perlu Dilakukan di Sentra Perekonomian dan Keramaian

“Mereka akan melakukan penjualan tidak hanya offline, namun juga online,” ungkapnya, dalam rilisnya, Selasa (8/6/2021).

Mengenai membina pedagang kuliner di Alun-alun Kejaksan, Maharani mengungkapkan, akan kerjasama dengan pihak lain, seperti chef atau ahli di bidang makanan. "Diupayakan standar rasa makanan, seperti empal, itu seperti apa, sehingga wisata, membeli oleh-oleh, dan kuliner bisa dilakukan di satu titik yaitu Alun-alun Kejaksan," ucapnya.

Baca juga : Polrestro Jakpus Bagikan 300 Paket Sembako Gratis ke Pemulung dan PPSU

Sementara Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis mengatakan ide untuk membangun sentra UMKM bersamaan dengan revitalisasi Alun-alun Kejaksan merupakan ide dan mahakarya hebat. Dengan adanya sentra UMKM, lanjut mantan Ketua DPRD Kota Cirebon tersebut, wisatawan bisa sekaligus membeli oleh-oleh sebagai kenang-kenangan untuk keluarga. Alun-alun Kejaksan, kata Azis, yang sudah direvitalisasi agar bisa dijaga dengan baik. Mulai dari kebersihan dan keamanannya.

“Jaga amanah yang sudah diberikan Pemprov Jabar dengan sebaik-baiknya,” pinta Azis.

Baca juga : Hendak Pulang ke Cirebon, Pasutri Jadi Korban Penjambretan di Pantura Subang

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Agus Mulyadi menambahkan, akan kerja sama dengan travel agent, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), dan stakeholder terkait lainnya untuk bisa menjadikan Alun-alun Kejaksan sebagai tempat singgah wisatawan yang berkunjung ke Kota Cirebon.

"Lantai kedua ke depannya untuk pengembangan ekonomi kreatif, terutama kesenian, sehingga bisa menjadi magnet pertunjukkan untuk menarik orang dan wisatawan berkunjung ke Kota Cirebon," pungkasnya. (MGN/RLS)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal