Polisi Imbau Warga Tak Beli Kendaraan Bekas Tanpa Disertai STNK dan BPKB

Jumat, 28 Mei 2021, 17:28 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Satlantas Polres Subang mengingatkan masyarakat agar tidak membeli kendaraan bekas tanpa dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Hal ini disampaikan Kepala Satlantas Polres Subang AKP Endang Sujana melalui Kanit Regident Satlantas Polres Subang Iptu Undang Syarif Hidayat di kantornya, Jumat (28/05/2021). Menurutnya, dengan masyarakat tidak membeli kendaraan bekas tanpa disertai STNK dan BPKB, masyarakat selamat dari kerugian materi, dan tidak terjerat perkara hukum di kepolisian.

Berita Terkait : Polres Subang Kumpulkan Pelaku Usaha agar Disiplin Terapkan Prokes Covid-19

"Kendaraan bekas tanpa dilengkapi dengan STNK dan BPKB patut dicurigai kendaraan tersebut merupakan hasil aksi kejahatan. Membeli barang hasil kejahatan bisa dipidana," ujarnya.

Untuk itu, lanjutnya, saat beli kendaraan bekas, pastikan kendaraan tersebut dilengkapi dengan STNK dan BPKB. Transaksi pembelian kendaraan bekas di tempat pembeli, tidak asal tempat. "Masyarakat sebelum beli kendaraan bekas, STNK dan BPKB bagusnya dicek dulu di Samsat. Ini untuk memastikan STNK dan BPKB itu kondisinya asli, serta nomor mesin dan rangka sama dengan di STNK dan BPKB," ujarnya.

Berita Terkait : Dilaporkan Warga, Apartemen di Pejagalan Diduga Dibangun Tanpa IMB

Setelah terjadinya transaksi pembelian, penjual kendaraan bekas agar balik nama kendaraan. Tujuannya, penjual tidak kena pajak progresif, serta aman dari tudingan pelaku kejahataan, kalau kendaraan tersebut dipakai kejahatan.

"Saat kendaraan bekas dijual kepada orang lain, namun belum balik nama, penjual akan kena pajak progresif saat beli kendaraan. Dan jika kendaraan dipakai kejahatan, nama pemilik kendaraan yang dicari polisi," pungkasnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal