LampuHijau.co.id - Libur Hari Raya Waisak saat pandemi Covid-19, tidak mendongkrak volume pengunjung ke Sari Ater Hot Springs Resort Ciater, di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Asisten Public Relation Manager Sari Ater Hot Springs Resort Ciater Iwan Herdiawan mengatakan, kapasitas Sari Ater sebelum adanya pandemi Covid-19 kisaran 15.000-20.000 pengunjung. Namun, lanjut Iwan, pada saat pandemi Covid-19, pengunjung dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas Sari Ater.
Selain kapasitas, operasional rekreasi pun dibatasi. Saat ini, buka dari jam 08.00-24.00 wib saat weekdays dan 06:00-24.00 wib pada saat weekend. Padahal, jelas Iwan, biasanya operasional rekreasi buka 24 jam.
Baca juga : Sambut HUT Kodam Jaya ke-71, Vihara Hemadhiro dan PWI Jakbar Gelar Donor Darah
"Kita batasi pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas, dan jam operasional rekreasi, dalam upaya membantu memutus mata rantai Covid-19," ucap Iwan, Rabu (26/5/2021).
Dalam upaya membantu memutus mata rantai Covid-19, lanjut Iwan, Sari Ater pun menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 yang ketat. "Yang penting pelayanan berbasis prokes yang ketat, dan pengunjung memahami untuk mengikuti ketentuan dengan tertib," ucapnya.
Untuk libur Hari Raya Waisak, tambah Iwan, pengunjung Sari Ater kisaran 4.000 orang. Hal itu termasuk sepi. "Iya (sepi), tapi kita syukuri hal itu (pengunjung sampai 4.000 orang)," pungkas Iwan.
Baca juga : Cemburu PL Layani Orang Lain, Dua Pria Keroyok Pemuda Hingga Tewas
Sementara Indri Marselia (28), salah satu pengunjung Sari Ater mengatakan ia dan keluarganya tidak pernah bosan untuk berkunjung ke tempat wisata kebanggaan Kabupaten Subang, ini. "Sari Ater selalu bikin kami berkesan saat berkumpul dengan keluarga. Penerapan prokesnya yang ketat saat pandemi Covid-19 buat kami merasa tetap aman, nyaman dan sehat," ujarnya.
Perempuan asal Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang itu berharap, Sari Ater kembali ramai pengunjung seperti sebelum ada Covid-19. "Kami doakan agar Sari Ater kembali banyak pengunjung," doanya.
Pengunjung lainnya, Darman Sri Gandi, SH, mengatakan, Sari Ater saat ini tampak sepi pengujung. Namun, dalam penerapan prokes tetap ketat, sehingga aman bagi pengunjung Sari Ater.
Baca juga : Libur Nataru, Volume Pengunjung Sari Ater Subang Hanya 10 Persen
"Pengunjungnya terus diingatkan oleh pegawai Sari Ater untuk mematuhi prokes, mulai dari pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan tidak berkerumun. Hal ini membuat pengunjung mematuhi prokes," ujar pria yang menjabat sebagai Ketua BAI Kabupaten Subang tersebut. (MGN)