LampuHijau.co.id - Sekolah tingkat PAUD, TK, SD, dan SMP di Kabupaten Subang sudah 96 persen siap melaksanakan belajar tatap muka terbatas pada tahun ajaran baru 2021/2022, dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang Tatang Komara melalui Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang Dr. Aep Saepudin, Rabu (19/05/2021).
Aep menjelaskan, berdasarkan Surat Keputusan (SK) bersama empat menteri bahwa tahun ajaran baru dibuka dengan tatap muka terbatas, yang teknisnya diserahkan kepada pemerintah daerah masing-masing kota dan kabupaten. "Belajar tatap muka terbatas yaitu pembelajaran tatap muka, tapi jumlah siswa dibatasi 50 persen. Cara pengaturan, setiap kelas dibagi dua kelompok, kelompok A dan B," ujar Aep.
Baca juga : Pengunjung Sari Ater Tetap Nyaman Meskipun Prokes Diterapkan Ketat
Nantinya, lanjut Aep, belajar tatap muka untuk minggu pertama kelompok A, dan kelompok B di rumah belajar secara daring. Minggu berikutnya, kelompok B belajar tatap muka, kelompok A belajar secara daring di rumah.
"Saat kelompok A belajar tatap muka terbatas, kelompok B diberikan tugas oleh guru yang mengajar tatap muka dengan kelompok A. Jadi, campuran antara belajar tatap muka dan belajar melalui daring di rumah," ucapnya.
Baca juga : Belajar Tatap Muka Terbatas Prioritas Utama, Vaksinasi Guru Dikebut
Aep menyampaikan, sampai hari ini sudah 96 persen sekolah yang sudah siap belajar tatap muka. Empat pesen dalam tahap melengkapi sarana dan prasarana, seperti thermogun, tempat cuci tangan, dan sarana lainnya.
Lanjutnya, sementara untuk tenaga pendidik dan kependidikan sudah 3.000 orang divaksin. Pada Juli ditargetkan tuntas 7.000 orang, baik PNS maupun non-PNS, dan baik negeri maupun swasta dari PAUD, TK, SD dan SMP.
Baca juga : Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Belasan Ribu Guru Divaksin Covid-19
"Mudah-mudahan Covid-19 segera reda, sehingga Juli tahun 2021 sudah bisa belajar tatap muka terbatas dengan pengawalan protokol kesehatan yang ketat sekali," harapannya. (MGN)