Ditresnarkoba Polda Jatim Komitmen Berantas Jaringan Narkoba di Tanah Air

Minggu, 2 Mei 2021, 17:13 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Tim Gabungan Satuan Tugas Khusus Merah Putih Polri, Timsus Direktorat Narkoba Polda Jawa Timur dan Polda Metro Jaya, yang dipimpin oleh Kombes Pol Herry Heryawan berhasil mengungkap peredaran sabu seberat 2,5 ton jaringan Timur Tengah, pada 15 April lalu, sekira pukul 22:30 WIB.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim, Kombes Hanny Hidayat mengatakan, penangkapan berawal dari informasi penyidik Ditresnarkoba Polda Jatim, kemudian disampaikan ke Tim Gabungan Stauan Tugas Khusus Merah Putih Polri soal peredaran jaringan internasional sabu asal Pakistan yang akan dikirim melalui jalur laut ke wilayah Perairan Aceh, Sumatera.

Setelah itu, Tim Gabungan Satuan Tugas Khusus Merah Putih Polri dan beberapa personel Timsus Direktorat Reserse Narkoba Jawa Timur, yang dipimpin Direktur Narkoba Polda Jatim Kombes Hanny Hidayat dan Wadir Narkoba AKBP Aris Supriyono melakukan penyelidikan di wilayah Meulaboh, Aceh Barat dan sekitarnya.

Berita Terkait : Forkopimda Jatim Cek Vaksinasi Berbasis Kampus di ITS dan UNESA

“Penyelidikan ini berhasil menangkap tujuh orang tersangka dan narkotika jenis Sabu dengan berat bruto sekitar 1,2 ton yang disembunyikan di sebuah bak fiber di rumah yang berada di Lorong Kemakmuran Kec. Meureubo Aceh Barat, NAD yang sebelumnya diangkut dari sebuah kapal ikan tradisional yang disandarkan di Desa Pulo Tengah Kec. Meureubo, Aceh Barat, NAD,” kata Kombes Hanny Hidayat, Minggu (2/5).

Sementara itu Wadir Narkoba Polda Jatim, AKBP Aris Supriyono menuturkan, dengan tegas ia tak akan main-main melibas habis peredaran narkoba di Tanah Air. Ia pun berjanji akan menjalankan komitmen ini. Baik secara eksternal maupun internal.

“Kami libas habis. Tidak ada ampun dan tidak ada gigi mundur dalam pemberantasan narkoba ini. Masih banyak anggota kami yang punya integritas dan komitmen dalam pemberantasan narkoba,” tegas AKBP Aris Supriyono.

Berita Terkait : Satreskrim Polresta Malang Kota Amankan Pelaku Penggelapan Hingga Rp 1,25 Miliar

Lebih jauh AkBP Aris Supriyono pun menyinggung soal kasus yang penyalahgunaan narkoba oleh anggota polisi yang terjadi di Polrestabes Surabaya. Ia mengaku telah mengusulkan agar para oknum pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

“Kami akan bersih-bersih baik di lingkungan kita sendiri. Kasus yang terjadi di Polresta hanya oknum. Kita usulkan ke pimpinan untuk dipecat dan dipidana seberat-beratnya,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengungkap penyelundupan narkotika jenis sabu sebanyak 2,5 ton. Adapun sabu tersebut berasal dari jaringan narkotika Timur Tengah-Malaysia-Indonesia.

Berita Terkait : Kendarai Motor, Pangdam V Brawijaya Bersama Kapolda Jatim Cek Penanganan Pasien Covid-19 di Gresik

“Kita berhasil mengungkap penyelundupan 2,5 ton narkoba jenis sabu asal Timur Tengah,” kata Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/4).

Lanjut Jenderal Listyo Sigit, sebanyak 18 tersangka itu terdiri dari 17 Warga Negara Indonesia (WNI) yang salah satu di antaranya menerima tindakan tegas terukur hingga meninggal dunia. Kemudian, satu lagi tersangka merupakan Warga Negara (WN) Nigeria.(FrK)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal