Larangan Mudik, Volume Kendaraan Lintasi Astra Tol Cipali Diprediksi Turun 68 Persen

Selasa, 27 April 2021, 22:39 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Manajemen Astra Tol Cipali memprediksi volume kendaraan yang melintas di jalan tol yang panjangnya 116 KM itu akan mengalami penurunan drastis saat menjelang Lebaran 2021. Penurunan ini dikarenakan ada larangan mudik yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan Covid-19 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah, dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Kebijakan itu diperketat dengan dikeluarkannya Addendum atas SE Nomor 13 Tahun 2021 tersebut. Pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) 2 pekan sebelum dan sepekan setelah masa peniadaan mudik, yakni 22 April-5 Mei 2021 dan 18-24 Mei 2021.

General Manager Operation Astra Tol Cipali Suyitno mengatakan, penurunan volume kendaraan karena ada larangan mudik Lebaran 2021 sangat signifikan dibandingkan mudik Lebaran 2019. "Prediksi penurunan volume kendaraan pada mudik Lebaran tahun ini dibandingkan mudik Lebaran 2019 mencapai 68 persen," ucap Suyitno saat berada di kantornya di Kabupaten Subang, Selasa (27/4/2021).

Baca juga : Ketua DPRD DKI Minta SPBU di Jalur Mudik Ditutup

Penurunan tersebut sudah ia lihat secara langsung di lapangan. Astra Tol Cipali sepi dilintasi kendaraan. "Saya tadi memantau di lapangan, kondisinya sepi," ucap Suyitno.

Meski demikian, Astra Tol Cipali tetap siap berikan layanan maksimal melalui berbagai upaya peningkatan fasilitas dan infrastruktur di berbagal bidang. Astra Tol Cipali sebagai unsur pendukung tetap meningkatkan kesiagaan di sejumlah aspek dalam melayani masyarakat, khususnya bagi para pengguna jalan yang harus melakukan aktifitas perjalanan dengan mematuhi protokoI kesehatan dan peraturan pemerintah yang berlaku selama periode masa larangan mudik.

Guna mendukung kelancaran lalu lintas selama masa larangan mudik 2021, Astra Tol Cipali tetap beroperasi normal dengan menyiagakan petugas armada layanan lalu lintas dan transaksi.

Baca juga : Gand Max Tabrak Truk Saat Nyalip di Astra Tol Cipali, Empat Orang Tewas

Departemen Head Traffic Management Astra Tol Cipali Yogi menambahkan, terkait dengan kebijakan pengaturan lalu lintas di beberapa wilayah khususnya ruas Tol Cipal, Astra Tol Cipali selalu berkoordinasi dengan pemangku kepentingan, terutama pihak Korlantas Poiri, Kementerian Perhubungan, dan Kepolisian wilayah, serta departemen terkait lainnya.

"Astra Tol Cipali mengikuti kebijakan pemerintah dalam pemberlakuan peraturan larangan mudik pada Lebaran 2021," ucapnya.

Departemen Head Tol Transaction Astra Tol Cipali Andre Yulianto menambahkan, Astra Tol Cipali siap memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan, dengan memaksimalkan pengoperasian gardu sebanyak 29 gardu yang akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas yang terjadi di Gerbang Tol Palimanan Utama. Pengaturan lalu lintas juga dilakukan di gerbang sayap seperti di GT Kalijati, GT Subang, GT Cikedung, GT Kertajati, dan GT Sumberjaya.

Baca juga : Selama PSBB Transisi di Jakarta Volume Kendaraan Meningkat (Kok Gage Belum Diterapkan?)

"Kami juga telah menyiapkan manajemen pengaturan arus lalu lintas apabila terjadi lonjakan volume pada H-8 dan H+10 Lebaran," jelasnya.

Diharapkan dengan berbagai upaya peningkatan kualitas layanan yang dilakukan Astra Tol Cipali, pengguna jalan dapat berkendara dengan lancar, aman dan nyaman. Jika harus melakukan perjalanan, pastikan kondisi fisik dan kendaraan tetap prima serta tetap tertib berkendara dengan memperhatikan batas kecepatan minimal 60 Km/jam dan maksimal 100 Km/jam.

Pada kondisi hujan batas kecepatan maksimal 70 Km/jam. Serta pastikan saldo uang elektronik Anda terisi cukup hingga lokasi tujuan, dan selalu gunakan uang elektronik yang sama saat bertransaksi di gerbang masuk dan keluar demi kenyamanan bertansaksi. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal