Heboh Dugaan Korupsi di Damkar Depok, Kode Duga Ada Aktor Intelektual yang Bermain

Kamis, 22 April 2021, 21:31 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Koalisi Ormas Depok (Kode) menyebut adanya aktor intelektual dibalik dugaan korupsi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok sehingga menimbulkan suasana gaduh.

"Saya yakin ada aktor intelektual dibelakang ini, yang punya maksud-maksud tertentu dan membuat Kota Depok menjadi gaduh," tegas Ketua Badan Pengawas Kode, Jhoni Y. Kelmanutu kepada wartawan, Kamis (22/4/2021).

Jhoni berharap agar Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Metro Depok dapat mengungkap dan menuntaskan dugaan kasus korupsi tersebut.

Baca juga : Personil Damkar Depok Lapor ke Kejari Depok

"Saya berharap kepada Kejaksaan dan Polres Metro Depok untuk menyikapi lebih lanjut, lebih jauh mengungkap kasus ini. Karena, saya yakin dibelakang ini pasti ada aktor intelektual yang bermain," katanya.

Ketua Kode Mikel A. Wattimena menambahkan perlu adanya reformasi birokrasi di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

"Kami menyayangkan terjadinya dugaan korupsi dilingkungan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, maka dengan ini kami dari Koalisi Ormas Depok selalu mendukung kebijakan-kebijakan Pemkot Depok, khususnya untuk pemberantasan korupsi yang ada di Kota Depok," kata Mikel.

Baca juga : 9 Orang Jadi TSK, Polisi Ultimatum Aktor Intelektual Mafia Tanah Segera Serahkan Diri

Menurut Mikel, kasus tersebut tak dapat disembunyikan aparat penegak hukum. Pasalnya, telah mendapatkan perhatian khusus dari Kementrian Dalam Negeri.

"Kasus ini tidak bisa disembunyikan karena, dari Kemendagri pun sudah turun ke kota Depok, jadi siapapun yang bermain akan menyesal dikemudian hari dan kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas," terangnya.

Meski demikian, dia menyayangkan, pernyataan kuasa hukum Sandi Butar Butar yakni Razman yang meminta agar aparat penegak hukum memeriksa Wali Kota Depok Mohammad Idris.

Baca juga : Tantang KPK Ungkap Dugaan Korupsi di Kementan, Ketum GPHN : Jangan Cuma Kasus Teri Yang Dikuak

"Jangan sembarang atau asal bunyi membawa nama Wali Kota Depok dalam kasus ini. karena, Wali Kota Depok tidak ada kaitannya dalam kasus ini," tandasnya. (HEN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal