Beredar Video Karung Gula Oplosan Berlabel BUMN

Selasa, 20 April 2021, 21:38 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Sebuah video karung gula oplosan berlabel BUMN beredar di media sosial. Dalam video berdurasi 2.57 menit itu terlihat sebanyak 30 ton karung gula oplosan siap diedarkan di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Hasil penelusuran Lampu Hijau, video itu diambil di kawasan Pancurendang, AJibarang, Banyumas, Jawa Tengah. Disebutkan oleh pembuat video bahwa gula oplosan itu dibuat dari gula Kristal rafinasi yang tidak diperuntukan untuk konsumsi dicampur dengan molase, limbah gula.

Baca juga : Gawat, Gula Oplosan Beredar di Jawa Tengah dan Jawa Barat

Informasi yang didapat Lampu Hijau, gudang yang terletak di Pancurendang itu digerebek oleh Sat Reskrim Polresta Banyumas yang bekerja sama dengan Baintelkam Mabes Polri, pada Jumat lalu. Dari hasil penggerebekan polisi mendapatkan sejumlah barang bukti berupa 30 ton karung gula oplosan baik siap edar maupun bahan mentah, 2 truk, dan perabotan untuk mengoplos gula.

Sebanyak 3 orang yang ditangkap polisi. Satu diantaranya adalah pemilik gudang, 2 lainnya adalah karyawan pengoplos di gudang milik pria berusia 58 tahun berinisial S.

Baca juga : Haris Azhar Didesak untuk Pulangkan Benny Tabalujan

Terlihat dalam video, tumpukan karung gula oplosan bermerek Raja Gula. Tak hanya itu, terdapat label BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dalam karung gula oplosan. Namun belum dapat dipastikan apakah penyematan label BUMN itu resmi.

Hingga saat ini Sat Reskrim Polresta Banyumas masih melakukan pengembangan atas kasus gula oplosan tersebut.

Baca juga : Pengembang "Residence Maut" Harus Disanksi Berlapis

Diketahui, gula kristal rafinasi bukan untuk dikonsumsi umum, penggunaannya untuk industri. Jika gula kristal rafinasi oleh manusia, maka memiliki dampak kesehatan seperti penuaan dini. (Bit)
 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal