LampuHijau.co.id - Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta untuk menjadi pelopor yang mencintai produk Indonesia, terutama hasil produk dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.
Permintaan tersebut disampaikan Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis, di sela-sela Open Ceremony Ciayumajakuning Enterpreneur Festival (CEF) di Gedung Negara, Kota Cirebon, Sabtu (3/4/2021). Menurutnya, dengan ASN jadi pelopor mencintai produk Indonesia, tentunya akan membantu perekonomian yang saat ini terdampak pandemi Covid-19.
Baca juga : Vaksinasi jadi Harapan Pengusaha Industri untuk Bangkitkan Perekonomian Nasional
"Saat belanja harus bisa bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat Indonesia. Karena produk Indonesia tidak kalah kualitasnya," ucap mantan Wakil Wali Kota Cirebon tersebut.
Dengan demikian, lanjut mantan Ketua DPRD Kota Cirebon itu, secara nyata berperan aktif bantu UMKM. Bantuan lewat belanja ini telah beri kesempatan UMKM untuk kembali berproduksi. "Pemda Kota Cirebon berterima kasih dan beri penghargaan kepada semua pihak yang tanpa menyerah terus membangkitkan perekonomian melalui UMKM di Ciayumajakuning," ujarnya.
Baca juga : Masih Situasi Pandemi, Kapolri Ingatkan Prokes Jauhi Kerumunan
Sementara Kepala KPw BI Cirebon Bakti Artanta mengatakan, pelaksanaan CEP dengan melibatkan 50-60 UMKM. Pada tahun ini, CEP akan dilaksanakan tiga kali, yakni April, Juni, dan Agustus. Hal ini, kata dia, dilakukan karena UMKM terdampak pandemi Covid-19. Melalui CEP menunjukkan banyak insan-insan peduli UMKM, sehingga berkolaborasi dan bersinergi agar UMKM tersenyum.
"Jangan lupa belanja lah produk UMKM, mereka butuh dukungan, supaya UMKM bisa tersenyum lebar meskipun tengah dalam pandemi Covid-19 yang belum kita tahu kapan selesainya," ucapnya.
Baca juga : Di Mata Akademisi, Pertanian Indonesia Berkembang Pesat
Sementara Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat VIII meliputi Kota/Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu, Satori, mengapresiasi BI yang telah peduli terhadap pelaku UMKM. "Semoga bermanfaat bagi pelaku UMK, meningkatkan penghasilan dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional," pungkas politisi asal Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini. (MGN)