LampuHijau.co.id - Keren, ternyata pabrik gula pertama yang dimiliki pribumi dan terbesar di Asia Tenggara (ASEAN) ada di Indonesia. Tepatnya, di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Ya, tidak banyak yang mengetahui bahwa kini di Indonesia, ada pabrik gula dengan teknologi canggih dengan produksi sangat besar, yakni 12.000 TCD. Dan, itu dimiliki pengusaha pribumi dan terbesar di Asia Tenggara.
PT Johnlin Batu Mandiri (JBM) Bombana, Sulawesi Tenggara merupakan perusahaan yang memproduksi gula dengan teknologi canggih yang pertama milik pribumi. Pabrik gula ini di bulan Oktober 2020 diresmikan Jokowi. Pemilik pabrik gula ini dalah Andi Syamsuddin Arsyad atau akrab disapa Haji Isam.
Baca juga : Keberhasilan Pepen Pertahankan Kursi Golkar di DPRD Kota Bekasi Patut Diapresiasi
"Pabrik gula ini menjadi salah satu kebanggaan Indonesia karena merupakan pabrik gula pertama milik asli pribumi dengan kapasitas 12.000 TCD," ungkap CEO PT JBM, Ghimoyo.
Dalam rilisnya yang dikirim ke awak media, Minggu (21/3/2021), Ghimoyo menjelaskan, saat ini pabrik gula JBM sudah menggunakan teknologi canggih yang didukung otomatisasi sehingga mampu menghasilkan produk dengan Incumsa di bawah 100 UI dan total Losis di bawah 1.8 pol gula.
"Dengan kapasitas produksi sebesar itu akan bisa dipenuhi kouta gula Indonesia bagian timur dengan harga di bawah HET sehingga masyarakat mampu menikmati harga gula yang wajar," paparnya.
Baca juga : Malam Pertama Bulan Puasa, ABG di Depok Tawuran
Di samping itu, pabrik gula JBM juga mampu mengangkat harkat dan kesejahteraan warga serta menciptakan lapangan kerja di tengah ancaman resesi ekonomi dan banyaknya PHK, terangnya. "Di tengah ancaman resesi ekonomi dan banyaknya PHK, JBM justru mampu terus memberi sumbangsih bagi ekonomi Indonesia dan mampu mempekerjakan warga lokal," tegasnya.
Pabrik gula ini, kata Ghimoyo, juga mampu menyerap tenaga kerja langsung dan tidak langsung sebanyak kurang lebih 50.000 orang. Tidak mengherankan, Presiden Jokowi sewaktu meresmikan pabrik gula ini mengapresiasi apa yang telah dilakukan untuk pencapaian kemandirian bangsa ke depan.
Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo bertolak menuju Sulawesi Tenggara dalam rangka meresmikan pabrik gula milik swasta, PT Johnlin Batu Mandiri, di Kab. Bombana, beberapa waktu lalu. Tiba di Pangkalan TNI AU Haluoleo, Konawe Selatan, pada pukul 10.38 WITA, Presiden langsung disambut Gubernur Sultra Ali Mazi dan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Bombana dengan helikopter Super Puma TNI AU.
Presiden Jokowi meninjau lokasi panen tebu sekaligus meresmikan pabrik gula di kabupaten tersebut, yang merupakan salah satu pabrik gula dengan jumlah produksi terbesar di Indonesia. Presiden disambut Dr. Andi Amran Sulaiman, mantan menteri pertanian di era pertama pemerintahan Jokowi.
Seperti diketahui, Jokowi memang telah mencanangkan perlunya swasembada pangan, baik itu gula, beras dan lain-lain. Karena itu, di era kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah dikeluarkan kebijakan untuk mengoptimalkan produksi gula dengan membangun 10 pabrik gula. Salah satunya adalah pabrik gula JBM Bombana ini. (AGS)