LampuHijau.co.id - Kota Bekasi menjadi kota yang pesat dan maju, meski begitu, kota dengan julukan Patriot ini tetap memiliki sejumlah problematika yang perlu diatasi secara bersama. Yang utama mengenai pandemi Covid-19 dan pengangguran dikalangan pemuda.
Menurut Deni Ardini, Sekjen KNPI Kota Bekasi mengatakan di 24 tahun Kota Bekasi dirinya berharap kota yang dicintainya tersebut layak untuk pemuda dalam sisi Pendidikan.
“Kita mau Kota Bekasi memiliki kampus negeri, terkait kesehatan, kesejahteraan, dan kesempatan lapangan pekerjaan, itu merupakan titik tanggungjawab pemerintah dan pemuda di sini. Jadi kita berharap ditengah usia Kota Bekasi yang tidak remaja lagi di usia yang matang ini kita bisa temukan nilai-nilai kesejahteraan dan kesempatan berkerja yang lebih mudah,” ujar Deni.
Deni juga mengatakan, pandemik ini bisa menjadi tantangan dan peluang buat para pemuda, karena pasti ada kesempatan di dalam suatu kondisi.
Baca juga : Serius Tangani Isu Kesehatan, PT Jaktour Raih Penghargaan dari Rekan Indonesia
“Harus kita lakukan saat ini anak muda harus memiliki karya dan kepeloporan, seperti menjaga dan melestarikan dan mengembangkan, agar bisa dinikmati, segala sesuatu bentuknya produk,” ungkapnya.
Terkait problematika pemuda, menurut Deni, salah satu problematika pemuda terbesar di Kota Bekasi adalah terkait ketersediaan lapangan pekerjaan.
Baca juga : Dua Remaja Pengangguran Mencuri Gawai dengan Bobol Jendela Rumah
“Kita tau banyak pengangguran maka akan menciptakan peluang kriminalisme dan lain sebagainya semakin tinggi, maka dengan tercipnya lapangan kerja, sebenarnya sebagai indikasi kota tersebut layak atau tidak buat pemuda,” ungkapnya.
Apakah Kota Bekasi sudah sebagai kota layak pemuda, Deni menyebut, dengan lantang. “Saat ini Jawa Barat belum, Kota Bekasi kita sama belum. Beberapa indicator, pertama Pendidikan, Kesehatan, kesejahteraabn, kesempatan pekerjaan yang luas, gender juga jadi tolak ukur, tapi menurut saya di tengah pandemi, pemuda harus ambil aksi terhadap pemulihan ekonomi,” bebernya.(ASP)