LampuHijau.co.id - Personel Polres Indramayu dan Polsek Jajaran terancam dipecat jika terbukti terlibat narkotika. Sebab, personel Polri merupakan penegak hukum yang harus memberikan contoh terbaik bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan Kepala Polres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang melalui Wakapolres Indramayu Kompol Galih Wardani, di Mapolres Indramayu, Kamis (4/3/2021). Mantan Wakapolres Sumedang tersebut menyampaikan, Polres Indramayu terus melakukan berbagai upaya agar tidak satu pun personel terlibat narkotika.
Baca juga : Satreskrim Polres Indramayu Tangkap 10 Pelaku Terkait Curanmor Roda Dua
Upayanya, lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, ini, melakukan pengawasan dan pembinaan. Di antaranya, rutin tes urine personel Polres Indramayu dan Polsek Jajaran.
"Alhamdulillah, hingga saat ini belum ditemukan personel yang terlibat narkotika. Dan diharapkan sampai kapan pun tidak ada personel yang terlibat narkotika," ucap Wakapolres.
Baca juga : Kapolres Indramayu Beri Penghargaan 36 Personel Polri dan Satu Anggota TNI
Sebab, kata Wakapolres, begitu terlibat narkotika, personel akan mendapatkan sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku. Maka dari itu, personel harus menjauhkan diri dari narkotika. Personel, lanjutnya disarankan waspada terhadap orang yang memungkinkan menjebak.
"Bergaul harus tahu tempat dan situasinya, pertemanan jangan sampai merugikan," pesan Wakapolres.
Baca juga : Kapolres Subang Minta Dai Kamtibmas Ingatkan Masyarakat Bahaya Covid-19
Selain tidak terlibat narkotika, setiap personel pun harus mengingatkan dan mengawasi keluarganya masing-masing agar tidak terlibat narkotika. "Karena personel Polri dan keluarganya harus menjadi contoh bagi masyarakat. Personel Polri merupakan penegak hukum, jangan sampai malah yang melanggar hukum," ucapnya.
Wakapolres pun mengimbau agar masyarakat melapor kepada Polres Indramayu kalau mendapatkan informasi adanya peredaran narkotika. "Kami siap merespons informasi tersebut dengan cepat. Karena pihak kepolisian berkomitmen untuk memberantas dan memerangi narkotika di Kabupaten Indramayu," pungkasnya. (MGN)