Tangkal Radikalisme, Polda Kalsel Gandeng NU dan Muhammadiyah

Rabu, 3 Maret 2021, 15:07 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menandatangani nota kesepahaman dan kerja sama (MoU) dengan dua ormas agama yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Kedua ormas keagamaan itu dinilai punya peran penting dalam menangkal radikalisme, terorisme, dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai ancaman.

Baca juga : Percepat Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19, Polda Kalsel Gandeng Pelaku Usaha

Penandatangan MoU bertemakan 'Pencegahan Paham Radikalisme Dan Terorisme Serta Mendukung Program Pemerintah Di Wilayah Hukum Kalimantan Selatan' ini dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto, Ketua PWNU Kalsel diwakili Wakil Ketua PWNU Kalsel Abrani Sulaiman dan Ketua PW Muhammadiyah Kalsel Tajudin Noor.

Rikwanto mengatakan, bahwa penandatanganan MoU antara Polda Kalsel dengan Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (NU) Kalsel dan Pengurus Wilayah Muhammadiyah Kalsel ini adalah merupakan perwakilan kerja sama antara Polri dan ulama.

Baca juga : Bongkar Mafia Tanah Sampai ke Australia, Polda Metro Kerja Sama dengan Interpol

“MoU ini diselenggarakan sebagai upaya agar Kalimantan Selatan tetap aman kondusif, jauh dari hal-hal negatif, tidak ada potensi radikalisme, tidak ada potensi intoleransi dan tidak ada potensi terorisme,” terang Rikwanto, Rabu (3/3).

Sebagai wujud akan hal itu, nantinya kedua pihak akan saling melakukan kunjungan silaturahmi, berbagi informasi, saling menenangkan masyarakat supaya menjalani kehidupan sehari-hari dengan benar, menuntut ilmu dengan benar, dan bersosialisasi bersama masyarakat dengan benar.

Baca juga : Bahas Pemulihan Ekonomi Nasional, Polda Kalsel Audiensi dengan OJK dan Perwakilan Industri Jasa Keuangan

Selain itu bilamana ada potensi mengganggu Kamtibmas yang berujung terorisme, Kapolda berharap agar Polri, ulama/tokoh agama dan masyarakat dapat saling bertukar informasi sehingga dapat diantisipasi sejak awal agar tidak urgent menjadi gangguan nyata.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir PJ. Gubernur Kalsel Safrizal, Ketua DPRD Kalsel H. Supian, Kepala Pengadilan Tinggi Kalsel H. Mohammad Idroes, Kajati Kalsel Rudi Prabowo Aji, Danrem 101 Antasari Brigjen TNI Firmansyah, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsudin Noor, KA BNNP Kalsel, Kabinda Kalsel, Ketua FKUB Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, tokoh agama dan alim ulama.(FrK)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal