LampuHijau.co.id - Wakapolresta Tangerang Ajun Komisaris Besar Dedy Tabrani bersama jajaran menyambangi Pondok Pesantren Darul Falah Al-Istiqlalliyah, di Kampung Ranca Kebo, Desa Mekar Jaya, Panongan, Kabupaten Tangerang. Dalam kesempatan itu, Dedy mendorong pengasuh pondok pesantren atau para ulama untuk semakin aktif mengajak masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan.
Kata Dedy, masyarakat harus terus diingatkan. Dan ulama memiliki peran strategis, karena menempati posisi khusus di tengah masyarakat.
Baca juga : Kapolres Cirebon Kota Jalin Silaturahmi dengan Insan Pers
"Kami mohon bantuan kepada para ulama untuk memberi imbauan kepada masyarakat dan jemaah agar selalu mematuhi protokol kesehatan, dan memohon doa agar pandemi Covid-19 cepat berakhir," kata Dedy.

Baca juga : Polsek Cijambe Beri Imbauan agar Warga Patuhi Protokol Kesehatan
Disampaikan Dedy, protokol kesehatan setidaknya memuat 5 aspek yang kerap diistilahkan 5M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas atau mengurangi aktivitas di luar rumah.
"Saat ini masih situasi pandemi. Berbagai kegiatan kami lakukan untuk menegakkan protokol kesehatan. Tentu kami tidak bisa bekerja sendiri dan perlu juga bantuan masyarakat," ujar Dedy.
Baca juga : Maklumat Kapolri Tentang FPI Tak Mengekang Kebebasan Pers
Dedy kemudian menerangkan, Program Saba Pesantren merupakan pelaksanaan dari Program Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho SH, MH, MBA., yakni Pendekar Banten Merajut Keberagaman Merawat Kebhinekaan. Ditambahkan Dedy, sesuai petunjuk Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, kegiatan itu untuk menggelorakan semangat Pesantren Tangguh.
"Pesantren Tangguh adalah pesantren yang proaktif dalam disiplin melaksanakan protokol kesehatan," tandas Dedy. (WAH)