LampuHijau.co.id - Global Zakat-Aksi Cepat Tanggap (ACT) kini memiliki dapur berjalan teranyarnya, yakni Humanity Food Truck 2.0, yang pada Jumat (22/3/2019) kemarin baru saja diresmikan terus beraksi.
Meski baru diresmikan oleh Vice President ACT Ibnu Khajar bersama Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti di Balaikota Yogyakarta, namun dapur berjalan anyar ini langsung ngebut guna memperluas manfaatnya memberi makan sarat gizi secara gratis, pada masyarakat prasejahtera. Dua hari sebelum diresmikan saja, (Rabu, 20/3), Humanity Food Truck 2.0 ini sudah menjalankan misinya dengan memasak seribu porsi makanan bagi warga terdampak banjir di Imogiri, Bantul, Yogyakarta.
Baca juga : Pemotor Tewas Ketiban Baliho Gambar Jokowi-Maruf
Terbaru, truk berdapur dengan kemampuan sekali memasak mencapai 2.000 porsi makan siap santap ini berkiprah di Kelurahan Jatisari, Kecamatan Mijen, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (24/3). Dan pada Senin (25/3), Humanity Food Truck 2.0 melanjutkan aksinya di Masjid Raudhatul Muttaqin, Tanjung Mas.
Partnership ACT Jateng Andi Rahmanto menyampaikan, program Humanity Food Truck 2.0 akan terus memberikan layanan pangan gratis di berbagai wilayah Jawa Tengah. “Alhamdulillah, hadir perdana di Masjid Jami Jatisari tim Global Zakat-ACT sukses mendistribusikan seribu paket makanan untuk masyarakat sekitar yang membutuhkan,” ungkapnya, seperti dikutip ACT News, kemarin.
Baca juga : 15 Siswi di Bogor Keracunan Milor
Humanity Food Truck 2.0 adalah salah satu implementasi zakat masyarakat yang dipercayakan kepada Global Zakat-ACT. Humanity Food Truck 2.0 ini adalah yang terbaru dari Humanity Food Truck 1.0 sebelumnya. Bedanya, yang teranyar memiliki ukuran dan kapasitas memasak lebih besar. Masing-masing tipe ada satu unit dimiliki Global Zakat, yang bisa menjadi solusi masalah pangan bagi penerima zakat, salah satunya fakir miskin atau prasejahtera.
Selain itu, Global Zakat-ACT juga memiliki dua unit Foodvan, yakni minibus yang berfungsi mendistribusikan makanan siap santai usai dimasak di Humanity Food Truck. “Fungsi Foodvan mendistribusikan makanan siap santai ke pelosok-pelosok yang tak terjangkau atau tak bisa dilalui kendaraan besar seperti Humanity Food Truck,” jelas Direktur Komunikasi ACT Lukman Azis Kurniawan, beberapa waktu kemarin.
Baca juga : Pengemis Tajir Punya Sopir Pribadi, Dibayar Rp 550 Ribu, Tiap Hari Dijemput
Ditambahkannya, ada empat unit Humanity Food Truck 2.0 yang hingga kini masih dikerjakan oleh perusahan Karoseri New Armada, di Magelang, Jawa Tengah, dari truk bermerek Hino tipe 500 tersebut.
“Sementara untuk menu makanannya sama dengan Humanity Food Truck, tetap memenuhi kelengkapan gizi,” tutupnya. (Yud)