LampuHijau.co.id - PT KAI Daop 3 Cirebon mencatat penurunan korban meninggal dunia (MD) tertemper kereta api (KA) pada tahun 2020 mencapai 62 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kejadian tertemper KA terjadi di wilayah Daop 3 Cirebon yang meliputi Kabupaten Brebes, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Subang.
Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Luqman Arif membenarkan ada penurunan kejadian dan korban MD tertemper KA pada tahun 2020. "Betul," ucapnya, Sabtu (9/1/2021).
Baca juga : Dampak Covid-19, Arus Lalu Lintas di Perempatan Sari Ater Turun 75 Persen
Tahun 2020, kejadian tertemper KA sebanyak 49 kali dengan korban MD mencapai 22 orang. "Kejadian tahun 2019 sebanyak 76 kali dengan korban MD 58 orang," ucapnya.
Dari data menunjukkan, kejadian tertemper KA tahun 2020 menurun 27 kejadian atau 35,5 persen dan korban meninggal dunia turun 36 orang atau 62 persen dari tahun sebelumnya. Menurunnya kejadian dan korban MD tersebut tak terlepas dari berbagai upaya pencegahan yang terus dilakukan jajaran Daop 3 Cirebon.
Baca juga : ACT Masih Dampingi Korban Terilosir Akibat Longsor di Bogor
"Daop 3 terus melakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang secara berkala dan menutup cikal bakal perlintasan liar," kata dia.
Luqman berpesan agar masyarakat, khususnya pengendara jalan, mematuhi rambu lalu lintas dan hati-hati saat akan melintas di perlintasan sebidang KA. "Saat akan melintasi perlintasan sebidang, baik yang terjaga atau yang tidak terjaga, masyarakat supaya lebih hati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas," pesannya. (MGN)