LampuHijau.co.id - Era digitalisasi sebuah proses perkembangan percepatan peradaban manusia. Manusia harus siap menghadapi era digitalisasi dalam segala bidang kehidupan. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi.
Wamendes PDTT menyampaikan hal ini di Desa Kawunganten, Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang, itu untuk me-launching aplikasi Smart Desa, Senin, 28 Desember 2020. Era digitalisasi, kata Budi, bukan hanya global sudah sampai ke tingkat desa. Desa harus didukung agar ke depannya serba digital. Baik pada promosi UMKM, profil desa maupun pelayanan masyarakat.
Baca juga : 6 Organisasi OKP Mengutuk Tindakan Militer Australia
"Kabupaten Subang bisa menjadi percontohan salah daerah panutan bagi daerah lain jika menerapkan Smart Desa," ucapnya.
Sekda Kabupaten Subang Aminudin mengatakan, semua pihak harus beradaptasi dengan teknologi informasi karena mendekatkan yang jauh dan memudahkan yang susah. "UMKM pun diarahkan melek digital agar bersaing di dunia global," ujarnya.
Baca juga : Nggak Dikasih Jatah Preman, Bang Jago Ngamuk, Bacok Tukang Kelapa
Ketua DPRD Kabupaten Subang Narca Sukanda berharap dengan diresmikannya Smart Desa, akan memperbaiki infrastruktur komunikasi melalui internet. "Kedatangan Pak Wamendes PDTT diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Subang," pungkasnya.
Kehadiran Wamendes PDTT selain disambut Sekda, Ketua DPRD, juga Direktur Keuangan BUMD PT Subang Sejahter Ema Ratnasari, Kapolsek Cikaum AKP Bambang Hermansyah, dan Kepala Desa Kawunganten Rohaeni. (MGN)