Ribuan Buruh Tangerang Akan Long March Saat May Day

Kamis, 25 April 2019, 21:40 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Ribuan buruh tergabung dalam Aliansi Serikat Buruh Tangerang Raya akan menggelar long march saat memperingati May day nanti. Hal ini diungkapkan Koordinator Aliansi Serikat Buruh Tangerang Raya, Tri Pamungkas. Long march pada 1 Mei 2019 nanti akan diikuti tiga sampai lima ribu buruh. "Kami akan menjadikan momen may day 2019 dengan menyerukan dan menyuarakan hak-hak buruh yang sampai saat ini masih jauh dari kata layak, baik dari sistem kerja dan sosial sekuriti karena tiga tahun kebelakang ini berubah arah yang awalnya may day menjadi tolak ukur perjuangan kawan-kawan dalam memperingati hari buruh internasional tapi pemerintah menjadikan ajang may day dengan semacam perlombaan," paparnya, Kamis (25/4). 

Tri menuturkan, gerakan para buruh yang turun ke jalan ini tidak tersentral di satu titik karena tidak ingin mengganggu aktivitas pengguna jalan. Menurutnya, para buruh akan berjalan beriringan di beberapa titik di Tangerang seperti dari Dadap, Jatake, Jatiuwung, Cikupa, Curug, Legok dan Balaraja. "Pergerakan kita menuju ke Kota Tangerang dengan sentral perekonomian dan pemerintahan. Dan ke Kabupaten Tangerang dengan sentral ekonomi dan pemerintahan serta kita masuk wilayah Provinsi Banten," jelasnya.

Baca juga : Sambut Ramadhan, ACT Luncurkan Program Marhaban Yaa Dermawan

Dalam kegiatan MayDay tersebut, kata Tri, para buruh juga akan berorasi untuk menyuarakan hak-hak aspirasinya selama seharian full yang dimulai pada pukul 06.00 WIB. Adapun hak-hak yang akan dipekikkan dalam momen hari buruh tersebut perihal ketidakadilan yang dirasakan para buruh mulai dari regulasi maupun pelaksanaan pengawasan ketenagakerjaan serta produk hukum yang dapat menurunkan kesejahteraan seperti Permenaker No 15/2018 tentang upah minimum yang diganti dengan Permenaker No 07/2013 tentang serupa.

"Untuk hari buruh kita akan lakukan orasi perjuangan dan kita juga sosialisasi terkait dengan hak-hak buruh dan kita meminta ketegasan pemerintah dalam hal menerima pengaduan dari kawan-kawan serikat buruh yang kami rasa masih lambat," tuturnya.

Baca juga : Di Tangerang Nabung Sampah Bisa Jadi Emas, Mau???

Tri menyatakan bahwa pergerakan para buruh di momen politik ini tidak terkontaminasi serta menolak dibumbui secara politis. "Pada tanggal 29 April kami akan membagikan brosur di beberapa titik sentral dan tanggal 1 May bergerak, kita mutlak dan 100 persen gerakan buruh dan kami berharap pihak lain jangan memanfaatkan gerakan kita sebagai gerakan politik," paparnya. (WAH)
 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal