LampuHijau.co.id - Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) se-Kabupaten Subang periode 2020-2025 secara resmi dikukuhkan di Graha Hatta Dekopinda Subang, Selasa (22/12/2020). FKDM se-Kabupaten Subang dikukuhkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Badan Kesbangpol) Kabupaten Subang dihadiri Wabup Subang Agus Masykur Rosyadi
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Subang Udin Jazudin menyampaikan dasar pembentukan FKDM adalah Permendagri Nomor 2 tahun 2018 tentang kewaspadaan dini di daerah. Pembentukan FKDM, lanjut dia mulai tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan sampai tingkat desa.
Baca juga : Talenta Harus Dikembangkan, Sarana Jaya Buat Peta Potensi Karyawan
"Pembentukan FKDM adalah untuk membantu instrumen negara dalam menyelenggarakan urusan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat melalui upaya deteksi dini terhadap potensi dan kecenderungan ancaman serta gejala atau peristiwa bencana," ucapnya.
Sementara Wabup Subang Agus Masykur Rosyadi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan Kesbangpol dan FKDM Kabupaten Subang yang telah berupaya agar kegiatan tersebut dapat terlaksana. Menurut Wabup, FKDM memiliki tugas sangat penting yaitu menjaring, menampung, mengkoordinasikan, mengomunikasikan informasi dan data dari masyarakat mengenai potensi ancaman keamanan, gejala atau peristiwa dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangan secara dini.
Baca juga : Kolaborasi Bagikan 1.000 Paket Beras untuk Warga di Pujon Malang
Dalam melaksanakan tugasnya, tambah Wabup, FKDM dapat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. "Mari bersama-sama kita wujudkan Kabupaten Subang yang nyaman, tentram dan terhindar dari gangguan gangguan yang dapat meresahkan masyarakat," ucapnya.
Ketua FKDM Kabupaten Subang Maman Suparman menyampaikan, FKDM se-Kabupaten Subang dibentuk untuk FKDM memberikan fasilitasi akan terlibat langsung di dalam menentukan kondisi bangsa. FKDM, lanjutnya, menjaring informasi yang terkait potensi-potensi isu yang muncul dan selanjutnya dianalisa.
Baca juga : Pembangunan Depo LRT Bekasi Diharapkan Segera Selesai
"FKDM dengan pimpinan daerah dan pemerintah daerah serta kecamatan akan berkolaborasi, berkomunikasi dan bekerja sama dalam menjaring, menampung informasi dan data potensi ancaman keamanan, gejala atau peristiwa dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangan secara dini," pungkasnya. (MGN)