LampuHijau.co.id - Nur Wahid, bocah tujuh tahun warga Desa Muncul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang tewas terbawa arus Sungai Puri Permai. Korban meregang nyawa saat berupaya menyelamatkan temannya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Hendra Sudirman menuturkan, peristiwa terjadi pada Rabu (24/4/2019) sekitar pukul 13.30 WIB. Kala itu, korban bermain bersama keempat temannya di pinggir sungai. Salah satu temannya terpeleset hingga jatuh lalu korban berusaha menolonnya.
"Teman yang diselamatkannya berhasil selamat, tapi korban tak berhasil menyelamatkan dirinya," ujar Hendra, Kamis (26/4).
Baca juga : Baznas Dorong Pemanfaatan Zakat Melalui Investasi Syariah
Hendra menambahkan, salah satu warga yang melihat kejadian tersebut berusaha menyelamatkan korban. Tapi, korban sudah terseret jauh kemudian hilang. "Warga dan keluarga sudah menyisir sungai hingga malam hari korban tidak ditemukan," katanya.
Pihak keluarga lalu melapor ke Polsek Tigaraksa, kemudian informasi diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta yang berada di wilayah Selapajang, Neglasari, Kota Tangerang.
"Kita terjunkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian dengan peralatan SAR lengkap, untuk melakukan koordinasi dengan unsur yang ada di sana dan lakukan pencarian semaksimal mungkin hingga korban nanti ditemukan," jelas Hendra.
Baca juga : Baru Mau Mancing, Pak RT Malah Tewas di Depan Danau
Menurut Hendra, pihaknya melakukan pencarian dengan membagi dua tim untuk menemukan korban. Lanjutnya, pencarian melibatkan kurang lebih 50 personel gabungan yang dibantu warga setempat.
"Kedua tim fokus melakukan pencarian di darat dan aluran sungai yang dimulai dari awal lokasi kejadian hingga ke muara sungai," ucapnya.
Setelah pencarian dilakukan beberapa jam, akhirnya korban berhasil ditemukan kemarin sekitar pukul 11.50 WIB dalam keadaan tewas. Korban ditemukan di sekitar muara sungai bekas galian. (WAH)