Polres Purwakarta Terjunkan 853 Personel Amankan Libur Nataru

Senin, 21 Desember 2020, 17:27 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Polres Purwakarta, Jawa Barat melakukan gelar pasukan Operasi Lilin Lodaya 2020 untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Apel dipimpin Kapolres Purwakarta AKBP Ali Wardana. Gelar pasukan tersebut melibatkan 853 personel dari TNI, polisi, Satpol PP, serta instansi pemerintah lainnya.

Turut hadir Danmen Armed 2/1 Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0619/Purwakarta Letkol Arm Krisrantau Hermawan, serta Wadan Yonarmed 9 Pasopati Kostrad Mayor Arm I Gede Satria Bandem, dan unsur Muspida.

Kapolres menyampaikan, dalam Operasi Lilin Lodaya 2020 ini, personel sebanyak tersebut terdiri dari 467 personel Polri dan 386 personel dari instansi terkait seperti TNI, Dishub, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya. Pengamanan kegiatan ini, kata Kapolres, adalah selama 15 hari, mulai dari tanggal 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Berita Terkait : Atasi Polusi Udara Jakarta, Kendaraan Umum Harus Listrik

"Yang bertujuan untuk pengamanan situasi kamtibmas selama libur Natal dan Tahun Baru," ucap AKBP Ali Wardana di Mapolres Purwakarta, Jawa Barat, Senin (21/12/2020).

Pihaknya, kata dia, mendirikan 42 pos pengamanan dan pelayanan selama libur panjang Nataru. Mulai dari pos pam, pos terpadu, pos pelayanan dan pos pengamanan yang tersebar di seluruh kabupaten Purwakarta. "Selain itu, di Kabupaten Purwakarta ada 14 gereja yang tersebar di 3 kecamatan," papar Kapolres.

Kapolres menyebutkan, untuk titik sasaran pengamanan adalah jalan yang digunakan para pengguna jalan, rest area di jalan tol, jalur arteri. Kemudian gereja pada saat perayaan Natal, juga objek wisata, dan tempat-tempat lain yang kemungkinan digunakan warga untuk kegiatan.

Berita Terkait : Desie Harapkan PJ Gubernur Jakarta Figur yang Tidak Mengedepankan Pencitraan

"Dari pihak gereja juga sudah menyampaikan bahwa untuk tahun ini tidak ada perayaan, akan tetapi hanya ibadah saja di gereja masing-masing," jelas Kapolres.

Ketika disinggung terkait jika ada kerumunan, ia menyebut personel dari TNI/Polri dan Satpol PP akan membubarkan kerumunan tersebut. "Sudah ada sanksi hukumnya, sanksi administratif dari pemerintah daerah yang sedang di godok. Sanksi itu sudah disosialisasikan kepada warga dan diharapkan warga dapat menaatinya," papar Kapolres.

Selain itu, dirinya berharap warga sadar akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan di tengah masa pandemi, dan tidak mengadakan kegiatan perayaan tahun baru yang menimbulkan kerumunan. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal