Kembali Zona Merah Covid-19

Depok Batalkan Sekolah Tatap Muka Pada Januari 2021

Foto: JPNN
Jumat, 18 Desember 2020, 20:03 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Kota Depok kembali pada level zona merah atau dengan status beresiko tinggi penyebaran Covid-19. Situs pemerintah setempat mencatat, total jumlah kasus positif sampai saat ini telah menyentuh angka 14.025 orang.

Adapun jumlah pasien sembuh mencapai 10.806 orang, dan meninggal dunia 349 orang. "Zona merah untuk Minggu ini belum turun dari Minggu lalu kan kita juga sedang rekonsiliasi data dengan satgas pusat karena ada gap data,” ucap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok Dadang Wihana, Jumat (18/12/2020).

Dia mengungkapkan, data zona merah itu dikeluarkan oleh pusat karena rujukannya adalah data yang diambil dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). “Jumlah kita justru lebih banyak dibandingkan pusat. Yang terkonfirmasi di kita lebih banyak daripada yang pusat. Skornya berbeda. Nah ini kan akan berpengaruh terhadap perhitungan sedangkan data yang ada di kita datanya real time,” tuturnya.

Baca juga : KPU Kota Depok Sahkan Perolehan Suara Paslon Pilkada 2020

Namun demikian, Dadang enggan membeberkan skor yang ada di Kota Depok terkait zona merah. “Kan sedang rekonsiliasi dulu katanya, tapi memang saat ini peningkatan kasus terjadi baik di Depok maupun di wilayah Bodebek lainnya,” katanya.

Menurut dia, ada banyak faktor penyebab Depok kembali pada status zona merah. Di antaranya karena pergerakan orang yang saat ini sangat tinggi. “Mereka saat ini seperti kehidupan normal, jadi seperti kembali kemudian abai protokol kesehatan selalu pergerakan orang tinggi. Misalnya dalam bekerja dan lain-lain seperti aktivitas sosial ekonomi juga tinggi,” ujarnya.

Sehingga, penularan saat ini banyak terjadi di kluster keluarga. “Kalau dulu kan kluster kantor bergeser ke keluarga. Dari keluarga kemudian mereka ke kantor lagi. Nah di kantor mereka juga memaparkan kembali baik yang berkantor di Depok maupun di luar Depok,” ucapnya. 

Baca juga : Cegah Covid-19, Satgas Ajak Warga di Rumah Saja, Meski Libur Panjang

Sementara Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok pun membatalkan rencana sekolah tatap muka pada semester genap tahun ajaran 2021. Namun, Disdik Kota Depok tetap melanjutkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara online atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

"Untuk itu, para orang tua siswa diminta lebih intensif mendampingi anaknya. Jadi, kami berharap, orang tua dapat lebih intensif lagi mendampingi proses belajar anak secara online atau PJJ," ujar Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin, di Balai Kota Depok, Jumat (18/12).

Menurut Thamrin, secara umum tidak ada perubahan kebijakan mengenai PJJ. "Namun demikian, tahun ajaran 2021, kami membolehkan guru melakukan home visit atau kunjungan ke rumah anak didik,” katanya. (HEN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal