LampuHijau.co.id - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang, Jawa Barat mendukung langkah pemerintah memangkas 2 hari pada libur panjang akhir tahun 2020. Dukungan tersebut karena Satgas merasa khawatir banyak wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Subang dengan membawa virus Corona Baru atau Covid-19.
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang dr. Maxi menilai, sudah tepat keputusan pemerintah untuk membatasi liburan panjang. "Karena semakin banyak perpindahan penduduk, akan menyebarkan virus ke mana-mana. Paling aman, kita sementara di rumah dulu," ucapnya.
Baca juga : Dukung Prokes Covid-19, Pengelola Pasar Tasik Bagikan Ribuan Masker ke Pedagang
Menurut dr. Maxi, masyarakat bisa menjadwalkan liburan setelah sebagian besar masyarakat mendapatkan kekebalan Covid-19 lewat imunisasi. Sebab, kata dia, masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat. Hal ini dikarenakan prilaku masyarakat tidak patuh protokol kesehatan (prokes).
"Prilaku jarang memakai masker, tidak mencuci tangan dan tidak menjaga jarak, menyebabkan meningkatnya jumlah warga terkonfirmasi Covid-19," ujarnya.
Baca juga : Cegah Penyebaran Covid-19, Satgas Pamtas Yonif 312/KH Jalani Rapid Test
Untuk itu, dr. Maxi meminta kegiatan seni budaya, olahraga, maupun lomba ditunda dulu. "Demi keselamatan bersama," ujarnya.
Apalagi, lanjutnya, Bupati Subang Ruhimat sudah mengeluarkan surat larangan kerumunan dilanjutkan dengan instruksi kepada camat untuk menegaskan pentingnya memonitoring prilaku masyarakat. "Kalau masyarakat melanggar protokol kesehatan, akan ditindak petugas gabungan Polri, TNI dan Satpol PP," pungkasnya. (MGN)