LampuHijau.co.id - Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah mengatakan bahwa Kota Depok selama ini dipimpin oleh mereka yang konservatif dan tidak memiliki ide-ide yang terbuka bagi Kota modern sekelas Depok.
"Depok ini gudangnya kaum intelektual tapi selama ini kontrol terhadap Depok dilakukan oleh partai yang cenderung konservatif dan tertutup, tidak mau terbuka," ujar Fahri dalam video singkat yang beredar di media sosial.
"Hampir 15 Tahun semua Wali Kota Depok selalu konflik dengan Wakilnya, dan Saudara Pradi adalah korban terakhir. Saya tahu ini karena ada sistem yang tertutup yang tidak menghendaki perubahan," tegasnya.
Adapun ke depan Fahri menilai bahwa Kota Depok perlu menjadi Kota yang mandiri yang warganya perlu bangga dan tidak digelayuti oleh konflik elit dan politik di Jakarta tapi kotanya menjadi tidak terurus, tambah kotor, macet dan kumuh.
Baca juga : Usai Ditembak Kakinya, Pelaku Curanmor Ini Difoto Wartawan dan Jadi Berita
"Kita kedatangan dua anak muda (Pradi-Afifah) yang sadar bahwa mereka harus keluar dari persoalan lama Depok dan oleh karena itu Kita harus menyongsong era baru Depok yang dipimpin semangat kolaboratif. Menggabungkan dan menyatukan seluruh potensi hebat, lebih bersih, bebas banjir, dan menggambarkan kota yang humanis. (HEN)