BI Malang Perkuat UMKM Lewat Kreativitas, Digitalisasi, dan Sinergi

Jumat, 20 Nopember 2020, 22:37 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Bank Indonesia (BI) Malang berupaya memperkuat UMKM lewat kreativitas, digitalisasi, dan sinergi. "Ada tiga kunci untuk menciptakan nilai tambah dalam memajukan UMKM sebagai kekuatan baru perekonomian di era digital. Yakni kreativitas, digitalisasi, dan sinergi," tandas Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, Azka Subhan A, Jumat (19/11/2020). 

Mengadakan KKI

Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) Malang menggelar Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) di Hotel Tugu Malang, Jumat 20 November 2020. Gelaran ini merupakan sebuah bentuk dukungan dari BI kepada Pemerintah untuk menjadikan UMKM sebagai kekuatan baru perekonomian baik di level daerah maupun nasional. 

Selanjutnya Azka Subhan A, memberikan penjelasan tentang kreativitas, digitalisasi, dan sinergi. "Pertama, kreativitas dengan meningkatkan nilai tambah produk UMKM. Kedua, digitalisasi melalui inisiasi UMKM Go Digital dan integrasi ekonomi keuangan digital melalui infrastruktur sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman dan andal. Ketiga, sinergi kebijakan nasional pusat dan daerah dengan memprioritaskan sektor-sektor, memperkuat model bisnis yang terintegrasi, dan secara end to end mendorong kemajuan UMKM," katanya.

Berita Terkait : Pemberdayaan UMKM Lewat Digitalisasi

KKI Sejak 2016

Untuk meningkatkan akses pasar UMKM, sejak 2016 BI mengadakan KKI. Melalui KKI, UMKM binaan dan mitra Bank Indonesia di seluruh nusantara didorong untuk secara kontinyu melakukan inovasi, memperbaiki kualitas produk sesuai selera pasar dan berorientasi ekspor, serta memanfaatkan platform digital, agar dapat menembus pasar internasional. 

Berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya, KKI 2020 diselenggarakan dengan konsep virtual dan dilakukan secara berseri, yaitu Seri I Sinergi untuk UMKM Ekspor (28-30 Agustus 2020), seri II Sinergi untuk UMKM Digital (Oktober), dan seri III Sinergi UMKM untuk Sahabat Milenial (20-22November). 

Digelar Sesuai Prokes 

Berita Terkait : Pelaku Penipuan Lewat Telepon, 11 Dilepas dan 80 WN China Dideportasi

KKI 2020 seri 1 ini diikuti oleh 377 UMKM binaan Bank Indonesia yang terdiri atas 127 pengerajin Kain, 132 pengusaha makanan dan minuman, 74 pelaku Kriya, dan 44 UMKM Kopi. Beberapa produk yang diunggulkan dalam pameran KKI di Malang, antara lain berbagai macam kain dan fashion batik, kopi, serta makanan olahan yang berasal dari 14 UMKM mitra BI Malang seperti Anjani Batik Galeri–Kota Batu, Batik Blimbing–Kota Malang, Batik Prabulinggih–Kabupaten Probolinggo, Kopi Ledug–Kabupaten Pasuruan dan Gapoktan Mitra Arjuna –Kabupaten Malang. 

"Sehubungan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, maka seluruh rangkaian kegiatan pameran ini dilaksanakan sesuai dengan standar protokol kesehatan yang berlaku, antara lain dengan pembagian jadwal dan pembatasan jumlah pengunjung, serta menerapkan protokol kesehatan bagi setiap orang yang hadir di pameran, pengecekan suhu tubuh, kewajiban memakai masker dan mencuci tangan," jelasnya.

Bisa Dikunjungi Virtual

Azka mengajak masyarakat untuk mengunjungi pameran KKI 2020 secara virtual melalui website www.karyakreatifindonesia.co.id lewat fitur platform yang dibuka sejak 30 Agustus 2020. Dalam hal masyarakat ingin melihat produk UMKM Binaan, BI juga tetap menyediakan menu katalog pada website KKI.  "Kedepan, BI akan selalu berkomitmen untuk terus mengembangkan UMKM agar dapat menjadi tulang punggung perekonomian daerah dan nasional, serta bersinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga," tegasnya.

Baca Juga : Persiapan Hari Natal, Unit Raimas Sat Sabhara Polres Subang Patroli Gereja

Dengan adanya KKI 2020 ini, diharapkan dapat mensosialisasikan dan mempublikasikan kepada masyarakat mengenai peran BI dalam pengembangan UMKM, memperluas akses pasar domestik maupun ekspor khususnya di tengah pandemi Covid-19. Selain itu juga sebagai katalisator bagi pelaku usaha Industri Kreatif dalam meningkatkan kualitas produk sesuai trend pasar sekaligus mendorong peningkatan nilai tambah melalui ekstensifikasi produk kain menjadi pakaian jadi bernilai jual tinggi. (YGA/Malang)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal