LampuHijau.co.id - Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, Hasbullah Rahmad, menyatakan bahwa Kota Depok gagal mengatasi tawuran pelajar.
"Tidak ada upaya untuk membuat Kota Depok bebas dari tawuran pelajar. Bila Wali Kota Depok itu peka, maka hal ini dapat diatasi selama beliau memimpin Kota Depok," kata Hasbullah saat dihubungi.
Baca juga : Ratusan Jawara FBR Kota Depok Turun ke Jalan, Tolak Demo Rusuh
Menurut Hasbullah, tawuran pelajar tersebut dapat diatasi bila pemimpin di Kota Depok saat ini membuat program yang nyata. Contohnya membuat program kolaborasi antar sekolah yang kerap tawuran. Program tersebut membuat siswa kedua sekolah yang kerap tawuran atau kelompok remaja saling berinteraksi.
"Bisa juga Wali Kota Depok mengajak siswa rekreasi bersama. Jangan hanya para camat yang diajak rekreasi. Tawuran ini tidak bisa diatasi sendiri, makanya perlu ajak kerjasama Muspida," ujarnya.
Baca juga : Bawa Sajam Saat Akan Tawuran, 2 Pemuda Ditangkap Polres Subang
Hasbullah menyatakan bahwa tindakan nyata yang harus dilakukan Wali Kota Depok adalah membuat tempat untuk menyalurkan hobi para remaja.
"Di Kota Depok itu tidak ada cukup ruang untuk mengapresiasikan bakat dan minat. Ada yang hobi mengaji, tapi tak tersalurkan. Tahun depan itu sekolah SMP dan SD diwajibkan membangun musala dan lapangan futsal," tuturnya.
Baca juga : Tukang Remot Keliling Dibius, Laptop, 6 HP & Duit 17 Juta Lenyap
Sebelumnya terjadi tawuran yang menelan korban jiwa. Seorang pelajar terjadi di Jalan Raya Parung Ciputat, Bojongsari berinisial MA tewas. (HEN)