Pembangunan di Depok Mandek, Anggota DPRD Jabar: Wali Kotanya Nggak Kreatif dan Inovatif

Minggu, 1 Nopember 2020, 22:05 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Pembangunan di Kota Depok mandek. Berbeda dengan kota-kota penyanggah lainnya seperti Bekasi dan Tangsel yang justru pembangunannya berjalan pesat.

Hal tersebut diungkap anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari PAN, Hasbullah Rahmad. Menurutnya tidak kreatif dan inovatifnya Wali Kota Depok, membuat Depok berjalan stagnan.

Tidak ada pembangunan infrastruktur yang siginifikan. Hanya pembangunan-pembangunan mall dan apartemen saja yang tampak. Ini bahkan sudah berlangsung selama 15 tahun terakhir. Termasuk 5 tahun di bawah Wali Kota Mohammad Idris.

Baca juga : Anggota DPRD Jabar: Makanya Pilih Pradi-Afifah Agar Berobat Gratis Dengan KTP Bisa Diwujudkan

"Masalah yang ada di Depok itu sangat krusial, seperti soal jalan macet dan banjir. Belum lagi soal sampah, kenakalan remaja dan persoalan lainnya yang membebani Depok," ujar Hasbullah kepada wartawan, Minggu (1/11/2020).

Soal jalan-jalan di Depok menurut Hasbullah di Depok itu ada jalan nasional dan jalan propinsi. Jalan raya Sawangan, Dewi Sartika, Jalan Raya Bogor dan beberapa jalan lainnya yang kerap macet itu untuk pembangunan dan pelebarannya Pemkot Depok tidak bisa sendiri.

Pelebaran jalan maupun pembangunan fly over seperti di Jalan Dewi Sartika harus melibatkan pemerintah propinsi dan pusat. "Kalau hanya mengandalkan APBD Depok tidak akan cukup. Jadi harus mengajukan dana bantuan hibah dari propinsi dan pusat. Ini yang tidak dilakukan Wali Kota Idris. Selama ini tidak pernah diajukan ke propinsi. Padahal dana itu ada di propinsi. Pengajuan dana dari propinsi itu harus wali kotanya langsung," kata Hasbullah.

Baca juga : Konsolidasi dan Petakan Kekuatan, Anggota DPRD Jabar Pengusung Pradi-Afifah Kompak Bergerak

"Jadi kalau mau mengatasi kemacetan dengan pelebaran jalan, harus libatkan propinsi," sambung Hasbullah. Soal kebuntuan komunikasi antara Pemkot Depok dengan Pemprov Jabar yang sudah berlangsung 15 tahun ini, Hasbullah yakin jika Pradi terpilih jadi Wali Kota Depok hal itu bisa diatasi.

"Pradi memiliki kemampuan komunikasi dan loby yang baik. Dia juga orang yang kreatif dan inovatif. Ia bisa diterima semua golongan. Apalagi di dukung koalisi partai-partai. Tentu akan mudah mengajukan bantuan ke pemprov untuk pembangunan Kota Depok," ujarnya.

Sementara terkait banjir yang kerap terjadi di jalan Margonda, menurut Hasbullah itu sebenarnya hanya masalah drainase saja. Bisa diatasi jika dilakukan kajian-kajian yang terukur.

Baca juga : Anggota DPRD Jabar Apresiasi Program Berobat Gratis Dengan KTP Pradi-Afifah

"Masalahnya wali kotanya tidak kreatif dan tidak inovatif. Kalau wali kotanya tidak kreatif yang rugi warga juga. Jadi harus merasakan banjir dan macet," kata Hasbullah. (HEN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal