LampuHijau.co.id - Sejumlah anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dapil Depok-Bekasi dari Partai Gerindra, PDIP, Partai Golkar, PAN, dan PKB semakin bergerak signifkan.
Anggota dewan tingkat provinsi dan tingkat kota hadir dalam konsolidasi pemenangan Pradi-Afifah yang berlangsung di kawasan Sawangan, Depok, Sabtu (31/10/2020).
Baca juga : Inginkan Perubahan, Milenial KOMPAS Depok Dukung & Siap Menangkan Pradi-Afifah
"Ya kita dari anggota dewan propinsi partai pengusung Pradi-Afifah di sini berkumpul untuk mensuport teman-teman kita di Depok hingga ke tingkat PAC. Suport dari propinsi maupun pusat ini penting untuk memenuhi kebutuhan mereka di lapangan," kata Rizki Apriwijaya, anggota DPRD Jabar Partai Gerindra.
Menurut Rizki konsolidasi ini juga untuk memetakan bagaimana kekuatan di tingkat PAC dan grassroot. "Nanti kita lihat di PAC mana saja kita lemah dan kita perkuat PAC yang lemah itu. Ini juga untuk menguatkan komunikasi antar partai koalisi hingga ke tingkat PAC," ujar Rizki.
Baca juga : 7 Sanggar Pencak Silat di Kota Depok Siap Dukung & Menangkan Pradi-Afifah
Dikatakan Rizki konsolidasi ini juga menunjukkan kekompakan partai koalisi dimana dari anggota DPRD Jawa Barat turun semua dari semua partai koalisi, termasuk pimpinan partai di tingkat kecamatan juga hadir.
Terkait isu yang diangkat soal kegagalan Wali Kota Depok Mohammad Idris, menurut Rizki sangat tidak pantas jika kegagalan itu oleh kubu 02 berusaha diseret ke wakilnya. Sebab posisi wakil tidak dalam kapasitas mengambil keputusan. Semua keputusan ada di Wali Kota. Apalagi jika dalam hal ini wakil tidak diberi ruang untuk ikut membangun kota.
Baca juga : Viral, Tina Toon Ajak Warga Depok Pilih Pradi-Afifah
"Di mana pun pemerintahan kabupaten atau kota, semua kebijakan itu ada di bupati atau wali kota. Wakil hanya sebatas pengganti jika wali kota atau bupati berhalangan dan bukan pengambil kebijakan. Jadi tetap kegagalan itu ya yang kita soroti kinerja wali kotanya. Kebijakan wali kotanya," ujar Rizki. (HEN)