LampuHijau.co.id - Ratusan Jawara Forum Betawi Rempug (FBR) Kota Depok pada hari Selasa (13/10/2020) melakukan aksi turun ke jalan menolak adanya demo rusuh dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Ini jawara jaga kampung. Kami tidak melarang demo, silahkan saja asal jangan anarkis. Kalau anarkis akan berhadapan dengan kami,” kata Pimpinan Jawara H Nawi.
Baca juga : Sukseskan Pilkada 2020, KPU Kota Depok Audiensi ke Kejari Depok
Dia jika aksi unjuk rasa ricuh, maka bakal merugikan banyak pihak, khususnya rakyat. “Kalau anarkis sudah jelas merugikan kita semua, rakyat juga yang rugi. Intinya Depok jangan diporak-porandakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, dan kami siap menjaga," katanya.
Nawi menambahkan, para jawara ini bergerak berdasarkan inisiatif masing-masing menjaga sejumlah titik, seperti mal, stasiun, kemudian di Jalan Margonda dan di kawasan Jalan Raya Bogor.
Baca juga : Ganjil Genap Mobil Tetap Berlaku di 25 Ruas Jalan, Motor Tidak Termasuk
“Satu titik bisa dijaga sekira 10 sampai 15 orang jawara,” katanya Selain para jawara, lanjut Nawi, sejumlah anggota FBR lainnya juga bakal ikut membantu penjagaan. Jika nantinya ditemukan ada pelaku kerusuhan, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat TNI-Polri.
“Kita jangan sampai terprovokasi, kami tidak akan melakukan aksi sepihak, jika ada yang aneh-aneh akan kami serahkan pada aparat,” ujarnya.
Baca juga : Elemen Warga Jakut Siap Turun ke Jalan Tolak Reklamasi Ancol
Sementara itu, Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah mengaku sangat mengapresiasi dukungan warga terhadap aparat.
“Patut kita apresiasi elemen-elemen masyarakat yang berpikir positif dan cinta damai. Ingat negara dibangun dengan kebersamaan dan kedamaian enggak mungkin di bangun dengan permusuhan dan keributan,” ucapnya. (HEN)